Kompas.com - 06/02/2021, 15:40 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi menyumbang gol media saat ujicoba melawan Persibo Bojonegoro yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (18/07/2019). KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi menyumbang gol media saat ujicoba melawan Persibo Bojonegoro yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (18/07/2019).

KOMPAS.com - Penyerang muda timnas Indonesia, Bagus Kahfi, mengaku kesulitan ketika berhadapan dengan para pemain bertahan atau bek di Inggris.

Bahkan, menurut Bagus Kahfi, bek di Inggris lebih sulit dihadapi ketimbang pemain belakang klub Italia dan Belanda.

Bagus Kahfi berkata demikian berdasarkan pengalaman selama menjajal kekuatan klub-klub Eropa.

Khusus Inggris dan Italia, Bagus Kahfi pernah menghadapi klub-klub dari kedua negara tersebut bersama Garuda Select.

Baca juga: Cerita Bagus Kahfi Saat Tembus Garuda Select, Kalahkan Ratusan Nama Usai Gagal ke Piala Dunia

Selama di Inggris, Bagus Kahfi bersama skuad Garuda Select pernah menghadapi skuad muda Leicester City, Arsenal, hingga Chelsea.

Sementara itu, saat di Italia, Bagus Kahfi sempat menjajal kekuatan skuad muda Torino, Juventus, dan Inter Milan.

Berdasarkan pengalamannya, Bagus Kahfi merasa bek di Inggris paling sulit ditembus karena beberapa hal.

Pertama, dia menilai para pemain bertahan di Inggris sangat mengandalkan keunggulan fisik ketika berduel.

Baca juga: Ketika Eks Arsenal Ikut Urusi Cedera Bagus Kahfi, Hasilnya...

Kedua, Bagus Kahfi juga melihat kecerdikan para pemain bertahan Inggris ketika mencari kelemahan lawan.

"Di antara defender Inggris, Italia, dan Belanda, yang paling berat adalah defender Inggris karena mereka bermain fisik, bermain pikiran juga," kata Bagus Kahfi, dikutip KOMPAS.com dari kanal YouTube Marc Klok, Sabtu (6/2/2021).

"Itu yang paling susah karena mereka cepat mengetahui kelemahan lawan," tutur Bagus Kahfi menjelaskan.

Kendati demikian, Bagus Kahfi mengaku mendapat banyak pelajaran setelah bertemu bek-bek tangguh di Inggris.

Baca juga: Dukungan Keluarga untuk Karier Bagus Kahfi di FC Utrecht: Bikin Bangga Bangsa dan Negara!

Menurutnya, hal itu berguna untuk mengembangkan karier, terlebih sebagai seorang penyerang.

"Kami bermain melawan bek-bek tangguh di Inggris, itu membantu saya mengembangkan karier," ujar Bagus Kahfi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X