Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Bertahan Timnas U23 Indonesia yang Perpanjang Kebuntuan Australia

Kompas.com - 19/04/2024, 13:16 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Cara bertahan timnas U23 Indonesia asuhan Shin Tae-yong memberikan kesulitan hebat untuk Australia. Garuda bertahan dengan mati-matian.

Timnas U23 Indonesia menuai kemenangan bersejarah atas Australia dalam ajang Piala Asia U23 2024.

Duel Grup A Piala Asia U23 2024 antara Indonesia vs Australia di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Kamis (18/4/2024) berkesudahan dengan skor 1-0.

Timnas U23 Indonesia racikan Shin Tae-yong membekuk Australia 1-0 berkat gol tunggal Komang Teguh Trisnanda pada menit ke-45.

Inilah kemenangan perdana timnas Indonesia di ajang Piala Asia U23. Seperti diketahui, partisipasi di Qatar ini merupakan debut skuad Garuda di turnamen Piala Asia U23.

Timnas Indonesia memetik hasil sempurna usai mampu bertahan dari gelombang serangan Australia.

Baca juga: STY Sorot Aksi Ernando Ari, Indonesia Sukses Bikin Australia Frustrasi

Sepanjang 90 menit, Australia arahan Tony Vidmar melepas total 21 tembakan. Salah satu kans terbaik tim beralias Olyroos lahir ketika wasit menunjuk titik putih pada menit ke-23.

Cuma, kans emas itu gagal dimanfaatkan Australia. Tembakan Mohamed Traore (25') bisa dibaca secara sempurna oleh kiper timnas U23 Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi.

"Saya pikir secara keseluruhan kami bermain bagus, kami menampilkan sepak bola yang sangat bagus. Anda cetak gol dari penalti itu dan pertandingan akan berubah menguntungkan kami," ujar pelatih Australia, Tony Vidmar, di situs resmi AFC.

Akurasi menjadi problem bagi pasukan Tony Vidmar. Dari 21 upaya yang dilepaskan Australia, hanya empat yang tepat mengarah ke gawang timnas Indonesia.

Menurut statistik yang disajikan situs resmi AFC, tingkat akurasi tembakan Olyroos hanya 19 persen. 

Tembok penghalang lain bagi Olyroos tak lain adalah performa ciamik Ernando Ari Sutaryadi dan cara bertahan timnas U23 Indonesia.

"Kami tak mampu memanfaatkan peluang. Kami menciptakan peluang, namun kiper mereka bermain luar biasa, ditambah lagi mereka bertahan dengan mati-matian. Itu membuat frustrasi pemain kami."

Baca juga: Indonesia Vs Australia: Komang Teguh Ubah Ketegangan Jadi Kelegaan

"Namun, saya tidak bisa menyalahkan cara kami bermain," ujar Tony Vidmar, figur yang semasa bermain pernah mengantar Rangers dua kali juara Liga Skotlandia.

Timnas U23 Indonesia asuhan Shin Tae-yong memastikan kebuntuan Australia berlanjut. Dalam dua laga Grup A Piala Asia U23 2024, anak didik Vidmar belum mampu bikin gol.

Sebelum kalah 0-1 dari Indonesia, Olyroos hanya berbagi skor kacamata alias 0-0 dengan Yordania pada partai pertama Grup A Piala Asia U23 2024.

"Pertahanan alot kedua tim sangat bagus, namun saya pikir kami hanya kurang ketenangan di depan gawang. Ada sejumlah peluang di mana kami buru-buru dalam menembak," kata Vidmar mengulas performa lini serang Australia.

Persentase tekel sukses pasukan Garuda mencapai 78,6 persen dalam laga melawan Australia. Komang Teguh dkk juga membuat 20 sapuan.

"Kami butuh sedikit kualitas dan ketenangan. Terkadang kami mencoba menembak terlalu keras, kami perlu mengoper bola atau mengurangi tenaga saat menembak," tutur Tony Vidmar yang pernah mencicipi pentas Premier League bareng Middlesbrough. 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Final Piala FA Man City Vs Man United, Misi Ten Hag Tutupi Kegagalan Liga Inggris

Final Piala FA Man City Vs Man United, Misi Ten Hag Tutupi Kegagalan Liga Inggris

Liga Inggris
Jadwal Final Piala FA, Man City Vs Man United Akhir Pekan Ini

Jadwal Final Piala FA, Man City Vs Man United Akhir Pekan Ini

Liga Inggris
Daftar Juara UCI MTB Eliminator World Cup 2024, Panggung Kalteng Dikenal Dunia

Daftar Juara UCI MTB Eliminator World Cup 2024, Panggung Kalteng Dikenal Dunia

Sports
Gagal Juara Liga Inggris, Arsenal Butuh Penyerang Lebih Tajam

Gagal Juara Liga Inggris, Arsenal Butuh Penyerang Lebih Tajam

Liga Inggris
Berpisah dengan Liverpool, Klopp Enggan Cepat Kembali Melatih

Berpisah dengan Liverpool, Klopp Enggan Cepat Kembali Melatih

Liga Inggris
Pebalap Indonesia Qarrar Firhand Raih Podium 3 di Italia Championship

Pebalap Indonesia Qarrar Firhand Raih Podium 3 di Italia Championship

Sports
Tangis Virgil van Dijk di Pelukan Juergen Klopp

Tangis Virgil van Dijk di Pelukan Juergen Klopp

Liga Inggris
Sisi Kebanggaan Shin Tae-yong terhadap Timnas Indonesia

Sisi Kebanggaan Shin Tae-yong terhadap Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Pesan Arteta Usai Arsenal Gagal Juara Liga Inggris 2023-2024

Pesan Arteta Usai Arsenal Gagal Juara Liga Inggris 2023-2024

Liga Inggris
Hodak Tanggapi Borneo FC Gugur dari Format Championship Series Liga 1

Hodak Tanggapi Borneo FC Gugur dari Format Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Persib Bandung Vs Madura United: Maung Analisis Kekuatan Lawan

Persib Bandung Vs Madura United: Maung Analisis Kekuatan Lawan

Liga Indonesia
Gelandang Man City Ungkap Faktor Arsenal Gagal Juara Liga Inggris

Gelandang Man City Ungkap Faktor Arsenal Gagal Juara Liga Inggris

Liga Inggris
Jadwal dan Hasil Undian Malaysia Masters 2024: Indonesia Kirim 13 Wakil

Jadwal dan Hasil Undian Malaysia Masters 2024: Indonesia Kirim 13 Wakil

Badminton
Daftar Top Skor Liga Spanyol: Sorloth Quattrick, Tinggalkan Bellingham

Daftar Top Skor Liga Spanyol: Sorloth Quattrick, Tinggalkan Bellingham

Liga Spanyol
Daftar Juara Liga Inggris dalam 10 Musim Terakhir: Man City Terbanyak

Daftar Juara Liga Inggris dalam 10 Musim Terakhir: Man City Terbanyak

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com