Kalah Main Mobile Legend, Eks Pemain Persipura Aniaya Pacarnya hingga Ditangkap Polisi

Kompas.com - 19/01/2021, 22:05 WIB
Mantan kapten tim Persipura U-19 Alvian Sanyi DOK. POLRES METRO JAKARTA UTARAMantan kapten tim Persipura U-19 Alvian Sanyi

KOMPAS.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Tanah Air. Eks pemain Persipura Jayapura, Alvian Sanyi, telah di tahan oleh polisi atas dugaan penganiayaan.

Melansir BolaSport.com, Avian Sanyi telah ditangkap oleh tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara, pada Selasa (19/1/2021).

Ia ditangkap polisi setelah melakukan kekerasan terhadap kekasihnya, RA (27).

Kronoligi terjadinya penganiayaan itu diawali seusai Alvian Sanyi diejek oleh teman-teman pacarnya karena kalah bermain Mobile Legend.

"Berdasarkan keterangan korban, pelaku kesal dengan korban dan diolok-olok oleh teman korban ketika kalah bermain game online tersebut," kata Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Nasriadi, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Todd Rivaldo Ferre Diyakini Bisa Beradaptasi Cepat di Thailand

Tak hanya Mobile Legend, eks pemain Persipura itu juga kesal karena RA suka memasang foto seksi di status WhatsApp.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena kekesalan itu, Alvian Sanyi lantas memukuli RA di kamar kosnya.

"Pelaku juga kesal terhadap korban setelah mengetahui korban yang selaku pacarnya telah memasang foto seksi di status WhatsApp."

"Atas kejadian itu, pelaku langsung marah dan memukul korban," Nasriadi.

Kejadian penganiayaan itu terjadi di Jalan Agung Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kejadian penganiayaan ini kemudian dilaporkan korban ke Tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara.

Baca juga: Kondisi Keuangan Klub Sekarat, Persipura Jayapura Bubarkan Tim

RA yang dipukuli di kamar kosannya oleh Alvian Sanyi itu mencoba berlari keluar untuk meminta pertolongan.

Namun, mantan pemain Persipura itu mencegahnya dengan menjambak rambut korban.

"Pelaku memukuli kepala dan wajah korban dengan menggunakan tangan kosong sebanyak enam kali, kemudian dua kali pada badannya."

"Korban berlari keluar kosan yang hendak meminta bantuan, tapi kembali dijambak rambutnya dan memukulinya kembali."

"Ketika lengah, korban dapat lari dan keluar kosan untuk meminta tolong kepada pemilik kosan dan satpam," kata Nasriadi. (Mochamad Hary Prasetya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.