Gelandang Persib Tekuni Dua Bisnis dalam Bidang Fashion

Kompas.com - 08/12/2020, 10:20 WIB
Gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz Lufti Akbar (biru), mencoba melewati hadangan bek Perseru Badak Lampung FC, Saepuloh Maulana (putih), saat kedua tim bertemu pada pekan ke-33 Liga 1 2019, di Stadion Si Jalak Harupat. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAGelandang Persib Bandung, Abdul Aziz Lufti Akbar (biru), mencoba melewati hadangan bek Perseru Badak Lampung FC, Saepuloh Maulana (putih), saat kedua tim bertemu pada pekan ke-33 Liga 1 2019, di Stadion Si Jalak Harupat.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz Lufti Akbar, memanfaatkan waktu luangnya dengan menekuni bisnis brand sepatu lokal dengan nama Infini.

Saat ini, pasar sepatu lokal memang sedang diminati oleh masyarakat dari kaum muda di Indonesia. Tak ayal, banyak brand sepatu lokal yang bermunculan dan laris di pasaran.

Selain karena pasar yang sedang bagus, Aziz tak menampik, penangguhan kompetisi menjadi pemantik bagi dirinya terjun ke dunia bisnis.

Baca juga: Berstatus Pemuncak Klasemen Liga 1 2020, Persib Berharap Tampil di Piala AFC 2021

Seperti diketahui, kompetisi sepak bola profesional Indonesia ditangguhkan penyelenggaraannya sejak pertengahan Maret 2020 karena wabah virus corona. Penangguhan kompetisi, tentu membuat pesepak bola memiliki lebih banyak waktu luang.

Aziz enggan menyia-nyiakan waktu luangnya dengan kegiatan yang tak bermanfaat. Bisnis dipilih Aziz untuk mengisi kegiatan di kala senggang. Baginya, bisnis tersebut sebagai modal masa depan setelah dia gantung sepatu.

"Karena pandemi ini banyak waktu luang. Akhirnya berpikir untuk mengisi kegiatan yang manfaat. Kepikiran bisnis akhirnya," kata Aziz kepada wartawan, Senin (07/12/2020).

"Apalagi teman-teman yang lain (di tim Persib) sudah bikin bisnis, apa nih yang belum, nah itu bikin sepatu lah, ada yang ajak juga. Dari situ awalnya bikin sepatu," sambung dia.

Aziz tidak sendirian dalam menjalani bisnis sepatu tersebut. Dia dibantu oleh lima temannya. Posisi Aziz di brand Infini adalah sebagai investor sekaligus owner.

"Sebagai investor sama yang punya. Kalau desain ada tim sendiri. Timnya ada 5 orang. Semuanya teman rumah. Ya, masih saudara sih, tapi saudara jauh," tutur Aziz.

Selain bisnis sepatu, Aziz juga menjalani bisnis dalam bidang clothing dengan brand Established. Brand tersebut dijalani Aziz bersama teman-teman SMA-nya.

"Kebetulan ini (Established) bisnis sama teman-teman SMA, timnya beda lagi dan sekarang sudah punya kantor sendiri di Antapani, dan punya 10 karyawan," ungkap Aziz.

Mantan pemain Borneo FC itu aktif menjalani dua bisnis tersebut sejak tiga bulan lalu. Pertama, dia membuat brand sepatu, dua bulan kemudian barulah dia membuka Established. Diakui Aziz, meski terhitung baru, namun penjualan dari kedua bisnisnya itu sudah terhitung lumayan.

"Kalau pendapatan, ya sudah lumayan. Padahal masih baru, sepatu baru dua bulan, Established baru satu bulan. Tapi ya sudah lumayan," tutur Aziz.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X