PSSI Berharap Liga 1 dan Liga 2 Hanya Ditunda Selama Satu Bulan

Kompas.com - 29/09/2020, 14:25 WIB
Ketua Umum PSSI, Moch Iriawan, saat meresmikan Lapangan Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Rabu (22/7/2020).  KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAKetua Umum PSSI, Moch Iriawan, saat meresmikan Lapangan Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Rabu (22/7/2020).

KOMPAS.com - PSSI berharap Liga 1 dan Liga 2 hanya akan ditunda selama satu bulan agar kompetisi dapat dirampungkan sebelum agenda FIFA serta AFC dimulai pada tahun depan.

Sedianya, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim ini akan dilanjutkan pada 1 Oktober 2020.

Akan tetapi, Liga 1 dan Liga 2 harus kembali ditunda hingga November 2020 mendatang lantaran tidak mendapatkan izin dari kepolisian.

Pengumuan penundaan kembali Liga 1 dan Liga 2 disampaikan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dalam rilis konferensi pers, Selasa (28/9/2020).

Melalui konferensi pers tersebut, Iwan Bule - sapaan akrab Mochamad Iriawan - juga berharap agar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 ditunda selama satu bulan.

Baca juga: Liga 1 dan Liga 2 Ditunda Lagi, Timnas U19 Indonesia Ikut Kena Getahnya

Sebab, jika Liga 1 dan Liga 2 ditunda lebih lama, kompetisi musim ini tidak akan bisa selesai sebelum Maret 2020.

Padahal, pada April 2020 sudah masuk bulan Ramadhan sehingga tidak memungkinkan untuk menggulirkan kompetisi.

Sementara itu, Mei hingga Juni 2020 telah ramai agenda sepak bola dari FIFA dan AFC.

Dengan demikian, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 kemungkinan akan terhenti kembali dan baru bisa diselesaikan pada Agustus 2020.

"PSSI memohon untuk bisa ditunda selama satu bulan, karena kalau kompetisi dimulai bulan November akan selesai pada bulan Maret," ujar Iwan Bule, seperti dilansir dari BolaSport.com.

Halaman:


Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X