Neymar Terjerat Masalah, Pemerintah Brasil Beri Dukungan

Kompas.com - 16/09/2020, 14:00 WIB
Bek Alvaro Gonzalez (kanan) berkonfrontasi dengan Neymar (kiri) pada laga PSG vs Marseille yang merupakan laga Ligue 1 di Parc des Princes, Minggu (13/9/2020). AFP/FRANCK FIFEBek Alvaro Gonzalez (kanan) berkonfrontasi dengan Neymar (kiri) pada laga PSG vs Marseille yang merupakan laga Ligue 1 di Parc des Princes, Minggu (13/9/2020).

KOMPAS.com - Pemerintah Brasil menyatakan dukungan untuk Neymar yang tengah terlibat masalah akibat insiden pada laga Paris Saint-Germain ( PSG) kontra Marseille di Ligue 1, kasta tertinggi Liga Perancis.

Pada laga yang berlangsung pada Senin (14/9/2020) dini hari WIB itu, Neymar diganjar kartu merah setelah tertangkap kamera memukul kepala salah satu pemain Marseille, Alvaro Gonzalez.

Aksi Neymar juga memancing keributan antar-pemain yang kemudian disusul hujan kartu merah.

Bukan tanpa alasan, Neymar melakukan hal itu karena merasa mendapat penghinaan dari Gonzalez.

Berdasarkan pengakuan Neymar, Gonzalez disebut mengucapkan hinaan berbau rasial.

Baca juga: Bek Marseille Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Konflik dengan Neymar

"Saya memukul Alvaro karena dia rasialis," kata Neymar kepada Telefoot.

"Satu-satunya penyesalan saya adalah tidak berada di depan orang-orang sialan ini," tulis Neymar di pada akun Twitter pribadinya.

"Sekarang saya ingin melihat gambar rasial yang memanggil saya 'monyet', saya mau lihat," tulisnya lagi.

Kendati berdalih demikian, Neymar tetap terancam skors tujuh pertandingan karena memukul lawan.

Sementara itu, Gonzalez bisa mendapat skors 10 laga apabila terbukti melakukan tindakan rasilisme.

Halaman:


Sumber GOAL,AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X