Soal Kelanjutan Kompetisi, Persib Harap PSSI Ikuti Saran Pemerintah

Kompas.com - 05/05/2020, 21:00 WIB
Manajer Persib, Umuh Muchtar (kiri), bersama General Coordinator Panpel Persib, Budi Bram Rachman (kanan). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAManajer Persib, Umuh Muchtar (kiri), bersama General Coordinator Panpel Persib, Budi Bram Rachman (kanan).

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, berharap PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak terburu-buru dalam memutuskan kelanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Saat ini, semua kegiatan di kompetisi resmi sepak bola Indonesia tengah ditangguhkan karena pandemi virus corona.

Bila pada akhir Mei nanti situasi dalam negeri sudah mulai kondusif, kompetisi bisa dilanjutkan pada awal Juli.

Sementara itu, klub sudah bisa memulai persiapan pada Juni mendatang.

Hanya, bila sampai batas waktu yang ditentukan wabah virus corona di Indonesia tak kunjung reda, kompetisi kemungkinan akan dihentikan total.

Baca juga: Ini Klub yang Selalu Dibobol Persib pada Era Liga 1

Umuh berharap sebaiknya PSSI dan PT LIB selaku pemegang otoritas di sepak bola Indonesia tidak terburu-buru dalam menentukan sikap terkait nasib kompetisi musim ini.

Menurut Umuh, dalam mengambil keputusan, PSSI dan PT LIB harus juga mempertimbangkan situasi di dalam negeri apakah sudah kondusif atau belum, dan mengindahkan anjuran dari pemerintah.

"Jadi, sabar dan tidak usah terburu-buru. Tunggu semuanya sudah pasti virus corona tidak ada di Indonesia," kata Umuh, Selasa (5/5/2020).

Terkait sikap Persib mengenai nasib kompetisi musim ini, Umuh menegaskan, klub berjulukan Maung Bandung itu tetap berpegang pada saran pemerintah.

Baca juga: Demi Persib, Nick Kuipers Tak Menyesal Tolak Tawaran Klub Belanda

 

Menurut dia, pemerintah lebih paham mengenai situasi yang terjadi saat ini.

Bila pemerintah sudah menyatakan situasi di Indonesia sudah aman dari wabah virus corona, Persib akan menyatakan kesiapannya untuk kembali merumput di kompetisi.

Hanya, bila belum ada rekomendasi aman dari pemerintah untuk dilanjutkannya kompetisi, Persib tidak akan memaksakan.

"Karena kami mau aman. Sepak bola kan melibatkan banyak orang. Bukan cuma tim yang bertanding. Ada ofisial, keamanan, perangkat pertandingan," ujar Umuh.

"Belum lagi pihak yang mengeluarkan izin pertandingan. Mereka juga patokannya pasti pemerintah," kata dia.

Baca juga: Hanya 2 Orang yang Raih Juara bersama Persib sebagai Pemain Maupun Pelatih



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X