Liga Belanda Dibatalkan, Bek Ajax Legawa dan Sebut Staf Medis Juaranya

Kompas.com - 27/04/2020, 10:30 WIB
Bek Ajax Argentina Nicolas Tagliafico menendang bola selama putaran 32 Liga Eropa antara Getafe CF dan Ajax Amsterdam di stadion Coliseum Alfonso Perez di Getafe pada 20 Februari 2020. AFP/JAVIER SORIANOBek Ajax Argentina Nicolas Tagliafico menendang bola selama putaran 32 Liga Eropa antara Getafe CF dan Ajax Amsterdam di stadion Coliseum Alfonso Perez di Getafe pada 20 Februari 2020.

KOMPAS.com - Keputusan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk membatalkan Eredivise, kasta teratas Liga Belanda, mendapat tanggapan dari bek Ajax Amsterdam, Nicolas Tagliafico.

Pemain berkebangsaan Argentina itu menilai keputusan KNVB mengakhiri kompetisi Liga Belanda musim 2019-2020 sangat tepat.

Nicolas Tagliafico mengungkapkan bahwa saat situasi sulit ini, ada hal yang lebih penting dari sepak bola, meskipun sebenarnya dia sangat ingin kompetisi tetap dilanjutkan.

Baca juga: Eredivisie 2019-2020 Batal, Alan Pardew Justru Raup Bonus Rp 1,9 Miliar

"Sayang sekali kami tidak bisa menyelesaikan musim dengan gelar, tetapi ada hal-hal yang lebih penting daripada sepak bola," kata Tagliafico dikutip dari Marca.

"Saya bangga telah menjadi bagian dari Ajax karena dapat membawa klub berada di puncak klasemen liga," tuturnya.

Pemain berusia 27 tahun itu juga mengapresiasi terhadap petugas medis yang tengah berjuang melawan virus corona di garis depan.

Nicolas Tagliafico mengatakan, mereka adalah juara musim ini.

"Mereka (staf medis dalam gambar terlampir) adalah juara musim ini dan pantas mendapatkan semua tepuk tangan," ucapnya.

Diketahui sebelumnya, KNVB mengumumkan bahwa Eredivisie musim ini resmi dibatalkan tanpa ada klub yang dinobatkan sebagai juara dan juga tidak ada tim yang terdegradasi.

Langkah itu dilakukan karena pemerintah setempat memperpanjang masa lockdown hingga 1 September 2020 mendatang.

KNVB mengatakan, tidak mungkin melanjutkan sisa pertandingan Eredivisie musim 2019-2020 di tengah pandemi virus corona.

Baca juga: Ajax Gagal Juara, Calon Pemain Chelsea Kecam Pembatalan Liga Belanda

Hingga Senin (27/4/2020) waktu Belanda, Pusat Sistem Sains dan Teknik Johns Hopkins University, Amerika Serikat, mencatat, terdapat 38.040 kasus corona di Belanda dengan angka kematian mencapai 4.475 kasus.

Namun, kabar baiknya, sebanyak 117 jiwa dinyatakan pulih dari Covid-19 di Belanda tersebut.



Sumber Marca
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X