Kompas.com - 27/04/2020, 06:30 WIB

KOMPAS.com - Gelandang West Ham United, Jack Wilshere, ternyata tidak ingin menjadi pemain Arsenal sejak kecil.

Wilshere resmi menjadi pemain akademi Arsenal setelah pindah dari Luton Town pada tahun 2001. Saat itu, Wilshere masih berusia sembilan tahun.

Menurut Wilshere, proses transfernya saat itu sangat aneh karena Arsenal langsung mengajukan kontrak tanpa melewati masa percobaan layaknya pemain muda.

Mengenang proses transfer itu, Wilshere menyebut ayahnya adalah sosok yang membuatnya bergabung dengan Arsenal.

Baca juga: Inggris Masih Lockdown, Arsenal Agendakan Latihan Pekan Depan

"Saya saat itu sedang menjalani pertandingan dan wasit yang memimpin ternyata pencari bakat Arsenal," kata Wilshere dikutip dari situs Goal, Senin (27/4/2020).

"Seusai laga, wasit itu langsung menghampiri ayah saya. Wasit itu meminta saya bergabung ke Arsenal tanpa percobaan," ujar Wilshere.

"Ayah saya tidak memberi tekanan seusai menerima tawaran itu. Namun, kalau boleh jujur, saya tidak ingin bergabung ke Arsenal saat itu," tutur Wilshere.

Tidak lama setelah mendapat tawaran, Wilshere menyebut ayahnya tidak memberi penjelasan apapun soal kontrak dari Arsenal.

Namun, suatu saat tawaran itu diterima tanpa sepengetahuan Wilshere.

Baca juga: Frustrasi gara-gara Covid-19, Jack Wilshere Sakiti Istrinya

Mendengar kabar dari ayahnya, Wilshere mengaku sangat terkejut dan terpaksa bergabung ke Arsenal meski tidak ingin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.