Indra Sjafri Yakin Ratu Tisha Tetap Bantu PSSI meski Sudah Mundur

Kompas.com - 14/04/2020, 21:00 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, bersama Sekjen PSSI, Ratu Tisha dan Director Marketing dan Business Development Concave, Daniel R. Gondosaputro, foto bersama usai penandatangan kerjasama pada acara Forum dan Pameran Olahraga ISEF 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (21/8). DOK. PSSIPelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, bersama Sekjen PSSI, Ratu Tisha dan Director Marketing dan Business Development Concave, Daniel R. Gondosaputro, foto bersama usai penandatangan kerjasama pada acara Forum dan Pameran Olahraga ISEF 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (21/8).

KOMPAS.com - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, yakin Ratu Tisha Destria akan tetap membantu federasi meski kini sudah tidak memiliki jabatan.

Ratu Tisha memutuskan mundur dari jabatan Sekretaris Jenderal PSSI, Senin (13/4/2020).

Keputusan itu mengejutkan banyak pihak, termasuk Indra Sjafri, karena Ratu Tisha mengumumkan secara mendadak.

Meski demikian, Indra Sjafri yakin Ratu Tisha yang sangat cinta sepak bola tetap akan membantu PSSI.

"Saya yakin Ratu Tisha akan selalu membantu PSSI dan sepak bola Indonesia ke depannya," kata Indra Sjafri dikutip dari situs BolaSport.com.

Baca juga: Pengganti Ratu Tisha di Posisi Sekjen PSSI Butuh Proses Panjang

Ratu Tisha menjabat sebagai Sekjen PSSI sejak Juli 2017 pada masa kepemimpinan Edy Rahmayadi. Saat itu, Ratu Tisha menciptakan sejarah sebagai sekjen perempuan pertama dalam sejarah PSSI.

Mengenang hal itu, Indra Sjafri mengaku tidak kaget Ratu Tisha ditinjuk menjadi Sekjen karena secara pribadi sudah kenal cukup lama.

Menurut Indra Sjafri, Ratu Tisha adalah sosok pekerja keras yang cepat belajar di sepak bola.

"Saya kenal Ratu Tisha ketika ia membangun perusahaan statistik LabBola," kata Indra Sjafri.

"Saya saat itu masih menjadi pelatih timnas U19 era Evan Dimas Darmono. Saya termasuk orang yang memopulerkan LabBola," ujar Indra Sjafri.

"Ratu Tisha adalah orang yang cepat belajar di sepak bola dan pekerja keras, sampai akhirnya dia dipercaya menjadi sekjen," tutur Indra Sjafri.

LabBola adalah perusahaan yang menyediakan jasa statistik olahraga, terutama bidang sepak bola. LabBola didirikan Ratu Tisha pada tahun 2008 setelah lulus dari Institut Teknologi Bandung.

Baca juga: Suka Duka Ratu Tisha Selama di PSSI

Setelah mendirikan LabBola, Ratu Tisha sempat bekerja di perusahaan swasta sebelum melanjutkan pendidikan Master di FIFA pada tahun 2013.

Bermodal pengalaman dan pendidikan, Ratu Tisha pada memberanikan diri ikut seleksi Sekjen PSSI dan akhirnya terpilih.

Posisi Ratu Tisha tidak tergantikan meski Edy Rahmayadi digantikan Djoko Driyono (Plt) hingga Mochammad Iriawan yang menjadi Ketum PSSI sejak November 2019.

Selama menjabat sebagai Sekjen, prestasi terbaik Ratu Tisha adalah membawa Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2021.

Hingga saat ini, masih belum ada kejelasan penyebab Ratu Tisha menanggalkan jabatan Sekjen PSSI.

Setelah mundur, Ratu Tisha secara resmi mendapat tawaran dari tim Liga 2, Sriwijaya FC, untuk menjadi manajer klub. (Abdul Rohman)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X