Kompas.com - 03/04/2020, 18:30 WIB
Bobotoh saat mendukung Persib Bandung. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHABobotoh saat mendukung Persib Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhi Persib Bandung denda senilai Rp 30 juta.

Sanksi tersebut dijatuhi kepada Persib Bandung karena pelanggaran yang terjadi saat menjamu Persela Lamongan dalam laga perdananya di Shopee Liga 1 2020.

Komdis PSSI menilai Panpel Persib lalai setelah adanya oknum suporter yang masuk ke area pertandingan, dalam laga di Stadion Si Jalak Harupat, 1 Maret itu.

Terkait sanksi tersebut, salah satu pentolan Bobotoh, Heru Joko, angkat bicara. Menurut Heru, saat ini Bobotoh sedang dalam proses untuk menjadi lebih baik.

Baca juga: Berita Persib, Wander Luiz Sabet Dua Penghargaan Sekaligus

 

Sehingga, dia berharap agar Persib tidak lagi mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI akibat ulah suporternya sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya kan kita lagi berproses, inginnya jadi lebih baik. Harus jangan ada lagi. Semua harus mendukung tanpa keluar dari aturan," kata Heru.

Persib berpotensi kembali mendapatkan sanksi denda dari Komdis PSSI.

Pasalnya, saat menjamu PSS Sleman pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020, beberapa oknum Bobotoh kedapatan menyalakan cerawat di tribun penonton.

Situasi tersebut sempat membuat pelatih Persib Robert Rene Alberts, berang.

Heru mengatakan, sejatinya tidak ada maksud dari Bobotoh untuk merugikan Persib dengan menyalakan suar.

Baca juga: Bek Persib Bandung: Ada yang Berbeda, Namanya Rindu

 

Menurut Ketua Umum Viking Persib Club (VPC) itu, menyalakan suar menjadi salah satu cara Bobotoh untuk menghidupkan atmosfer dalam pertandingan dan memberi semangat kepada pemain.

Hanya saja Heru menyadari, tindakan tersebut adalah salah.

 

Oleh karena itu, mulai sekarang, seluruh elemen Bobotoh sudah bertekad untuk mendukung Persib dengan cara-cara yang sesuai dengan aturan.

"Bersama sama, kami akan mengubah cara dukungan kami dengan kreasi dan karya yang lebih positif," tutur Heru.

Lebih lanjut, Heru mengatakan, upaya edukasi kepada Bobotoh terus digaungkan semua pihak.

Heru mengatakan, semua elemen Bobotoh pun bertekad untuk terus berkolaborasi dalam memberikan dukungan kepada Maung Bandung dengan cara kreatif dan positif.

"Ya, kami kan ingin mengalirkan energi seperti itu mengalihkan energi yang lebih keren buat penyemangat tim. Kami akan banyak buat kolaborasi dengan semua orang karena Persib milik orang banyak," ucap Heru.

"Kalau semua bersatu kan bisa lebih kreatif, yang tau cara menggelorakan semangat lebih keren dengan cara yang positif. Kolaborasi dengan siapapun," tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.