Laga Lawan Atletico Madrid Disebut Jadi Penyebab Meningkatnya Covid-19 di Liverpool

Kompas.com - 03/04/2020, 18:20 WIB
Pertandingan leg kedua Liga Champions Liverpool vs Atletico Madrid di Stadion Anfield, Rabu (11/3/2020) waktu setempat. PAUL ELLIS/AFP Pertandingan leg kedua Liga Champions Liverpool vs Atletico Madrid di Stadion Anfield, Rabu (11/3/2020) waktu setempat.

KOMPAS.com - Dewan Direkur Kesehatan Masyarakat Liverpool, Matthew Ashton, mengatakan peningkatan kasus virus corona di kota tersebut mungkin dipengaruhi oleh laga leg kedua Liga Champions.

Leg kedua Liga Champions antara Liverpool dan Atletico Madrid berlangsung di Stadion Anfield pada Rabu (11/3/2020) waktu setempat di tengah kekhawatiran pandemi virus corona.

Melansir The Guardian, laga yang berakhir dengan kemenangan Atletico Madrid itu dihadiri oleh 54.000 orang, termasuk 3.000 pendukung klub asal Spanyol itu.

Pada hari digelarnya laga tersebut, Liverpool tercatat memiliki enam kasus positif corona. Sementara kota Madrid menjadi pusat penyebaran di Spanyol.

Baca juga: Laga Liverpool Vs Atletico Madrid Turut Sebar Covid-19 di Inggris

"Bukan keputusan yang tepat menggelar pertandingan (di tengah pandemi virus corona)," kata Matthew Ashton kepada The Guardian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Orang-orang tidak sengaja membuat keputusan tersebut. Mungkin situasi yang sudah mengkhawatirkan karena pandemi ini saat itu tidak dipahami oleh pemerintah."

"Meskipun kita tidak akan pernah tahu, pertandingan melawan Atletico Madrid dengan orang-orang yang berkumpul seperti itu bisa menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus ini di Liverpool," kata Ashton melanjutkan.

Hal senada pun diutarakan ayah Matthew Ashton yang merupakan mantan direktur regional kesehatan masyarakat untuk Inggris bagian barat laut, Profesor John Ashton.

Meski tidak bisa memastikan di mana pastinya pusat penyebaran virus corona di Liverpool, John Ashton setuju bahwa leg kedua Liga Champions saat itu tidak seharusnya dimainkan.

"Ada 3.000 pendukung dari Madrid sebagai kota penyebaran yang sangat tinggi merupakan langkah yang salah," kata John Ashton sebagaimana dilansir dari The Guardian.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.