Eks Presiden Olympique Marseille Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19

Kompas.com - 01/04/2020, 08:45 WIB
File foto ini diambil pada 23 Maret 2007 di Marseille menunjukkan mantan presiden klub sepak bola Marseille lOlympique de Marseille Pape Diouf. - Pape Diouf, 68 tahun meninggal setelah tertular penyakit COVID-19, keluarganya mengumumkan pada 31 Maret 2020. AFP/BORIS HORVATFile foto ini diambil pada 23 Maret 2007 di Marseille menunjukkan mantan presiden klub sepak bola Marseille lOlympique de Marseille Pape Diouf. - Pape Diouf, 68 tahun meninggal setelah tertular penyakit COVID-19, keluarganya mengumumkan pada 31 Maret 2020.

KOMPAS.com - Mantan Presiden Olympique de Marseille, Pape Diouf, meninggal dunia.

Pape Diouf mengembuskan napas terakhir pada usia 68 tahun di salah satu Rumah Sakit di Senegal.

Diouf dikabarkan meninggal dunia akibat terjangkit virus corona atau Covid-19.

Olympique Marseille telah mengonfirmasi wafatnya mantan presiden lewat unggahan di akun Twitter resmi.

Baca juga: Imbas Penundaan, Klub-klub Liga Perancis Merugi Triliunan Rupiah

"Olympique de Marseille belajar dengan sangat sedih tentang kematian Pape Diouf," bunyi pernyataan Marseille yang dilansir dari The Guardian.

"Pape akan tetap selamanya di hati Marseillais sebagai salah satu pengrajin hebat dalam sejarah klub. Belasungkawa kami untuk keluarganya dan orang-orang terkasih," tutur pernyataan Marseille.

Selain pihak klub, Badan Liga Sepak Bola Profesional Utama Perancis (LFP) juga turut menyampaikan rasa duka mereka kepada keluarga Pape Diouf.

"Ligue de Football Professionnel telah belajar malam ini dengan sangat sedih atas kematian Pape Diouf pada usia 68 tahun. Jurnalis, agen, presiden Olympique de Marseille dari 2005 hingga 2009, Pape Diouf mengabdikan seluruh hidupnya dalam pelayanan sepakbola," bunyi pernyataan LFP.

"Seorang anggota dewan administrasi LFP dari September 2007 hingga Juni 2009, Pape Diouf akan dikenang sebagai direktur yang karismatik dan bersemangat.

"Pada saat kesedihan yang luar biasa ini bagi sepakbola Prancis, LFP menawarkan belasungkawa kepada keluarganya dan mereka yang dekat dengannya, dan kepada Olympique Marseille." tutur bunyi pernyataan LFP.

Baca juga: Liga Perancis Juga Turut Ditunda akibat Dampak Virus Corona

Pape Diouf menjabat sebagai presiden klub Olympique de Marseille pada 2005 hingga 2009, dan beliau merupakan presiden kulit hitam pertama dari klub Eropa di Liga utama.

Sebelumnya Pape Diouf merupakan seorang jurnalis dan agen sepak bola. Dia pernah menjadi agen pemain untuk Marcel Desailly, Basile Boli, William Gallas, Samir Nasri, dan Didier Drogba.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X