'Semua Ingin Liga Inggris Dilanjutkan, Kecuali yang Tak Suka Liverpool'

Kompas.com - 31/03/2020, 16:40 WIB
Para pemain Bournemouth merayakan gol ke gawang Liverpool pada laga Liga Inggris di Stadion Anfield, Sabtu (7/3/2020). AFP/GEOFF CADDICKPara pemain Bournemouth merayakan gol ke gawang Liverpool pada laga Liga Inggris di Stadion Anfield, Sabtu (7/3/2020).

KOMPAS.com - Jalan Liverpool menuju gelar juara Liga Inggris diadang oleh pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia.

Seluruh pertandingan Liga Inggris, termasuk Premier League, kini tengah ditunda akibat virus yang bermula di Wuhan, China, tersebut.

Liga Inggris rencananya akan dilanjutkan pada 30 April mendatang.

Namun, hingga kini, tak kunjung ada kepastian soal kelanjutan Liga Inggris karena wabah virus corona di Eropa belum mereda.

Baca juga: Tak Hanya Musim Ini, Liverpool Juga Puncaki Klasemen Liga Inggris Sepanjang Masa

Sebagai kandidat juara, Liverpool pun was-was, apakah Premier League musim ini dilanjutkan atau tidak.

Sebab, The Reds, julukan Liverpool, kini unggul 25 poin atas pesaing terdekat mereka, Manchester City.

Pasukan Juergen Klopp itu hanya membutuhkan dua kemenangan untuk mengunci gelar Premier League 2019-2020.

Beragam spekulasi pun mulai bermunculan. Beberapa kalangan menilai kompetisi musim ini sebaiknya dibatalkan dengan tanpa ada pemenang ataupun tim yang terdegradasi.

Akan tetapi, ada juga kalangan yang berpendapat bahwa gelar juara Liga Inggris sudah selayaknya diberikan kepada Liverpool.

Eks penyerang timnas Inggris Gary Lineker adalah satu orang yang condong ke opsi terakhir.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber TalkSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X