Persik Kediri Liburkan Pemain Selama Dua Bulan

Kompas.com - 29/03/2020, 07:20 WIB
Pemain Persik Kediri Dany Saputra (kanan) saat melawan Persebaya Surabaya pada pekan pertama Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain Persik Kediri Dany Saputra (kanan) saat melawan Persebaya Surabaya pada pekan pertama Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam.


KEDIRI, KOMPAS.com - PSSI dan PT LIB memutuskan memperpanjang masa penghentian kompetisi Liga 1 dan Liga 2 hingga 29 Mei 2020.

Keputusan tersebut diambil sesuai dengan arahan presiden, maklumat kepolisian negara serta status perpanjangan keadaan darurat bencana yang dikeluarkan BNPB.

Menindaklanjuti surat keputusan tersebut Persik Kediri memutuskan untuk meliburkan pemainnya sesuai dengan tanggal yang disarankan.

Baca juga: Kompetisi Baru Berjalan Tiga Pekan, Manajer Persik Mengundurkan Diri

"Kami mematuhi surat dari PSSI," kata Media Officer Persik Kediri, Anwar Bahar Basalamah.

"Jadi libur pemain dan official diperpanjang sampai tanggal 29 Mei sembari kami menunggu keputusan berikutnya dari PSSI," tutur dia.

Meskipun libur, Anwar Bahar Basalamah mengatakan kegiatan tim akan tetap berjalan seperti sebelumnya.

Pemain akan tetap diwajibkan menjalani latihan secara mandiri di rumah dan diwajibkan mengirimkan video latihan kepada pelatih kepala Joko Susilo.

Adapun masalah kebijakan-kebijakan baru dalam latihan akan disesuaikan kembali sesuai dengan jadwal yang baru dan juga kebutuhan dari tim pelatih.

"Selama libur pemain akan tetap berlatih di rumah dengan mengirimkan video-video rekanam ke head coach. Sementara program-program latihan dibuat langsung oleh pelatih kepala," tuturnya.

Selain terkait masalah libur, Anwar Bahar Basalamah mengatakan pihak klub juga akan melakukan dan mentaati enam poin keputusan dari PSSI.

Baca juga: Diterpa Isu Konflik Internal, Pemain Senior Persik Sebut Tim Semakin Kompak

 

Termasuk masalah pembayaran gaji selama empat bulan masa force majeure yang ditetapkan maksimal 25 persen dari total kontrak.

Terakhir, atas nama Persik Kediri, Anwar Bahar Basalamah berharap keputusan ini bisa menjadi kebaikan bersama ditengah upaya untuk bertahan di masa sulit ini.

“Persik berharap semoga pandemi corona ini segera berakhir, sehingga Liga bisa kembali bergulir tepat waktu."

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X