Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dokter Tim Persib Berikan Keterangan Penanganan Wander Luiz yang Terjangkit Covid-19

Kompas.com - 28/03/2020, 19:00 WIB
Kevin Topan Kristianto,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dokter tim Persib Bandung, M. Rafi Ghani, memberikan keterangan terkait langkah-langkah penanganan Wander Luiz yang baru saja terjangkit virus corona atau Covid-19.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, penyerang asing Persib Bandung asal Brasil, Wander Luiz, dinyatakan positif tejangkit virus corona.

Kepastian tersebut diketahui lewat pernyataan resmi Persib Bandung, Jumat (27/3/2020) malam WIB.

Namun, dalam laman pernyataan resmi klub, Persib tidak menyertakan nama pemain yang terjangkit virus corona tersebut.

Baca juga: Respons Viking Usai Satu Pemain Persib Terjangkit Covid-19

Sampai pada akhirnya, Wander Luiz membuat pengakuan bahwa dirinya positif terjangkit virus corona.

Penyerang bernomor punggung 9 itu membuat pengakuan melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

"Halo bobotoh, jadi saya kembali melakukan tes corona dan hasilnya positif. Tetapi saya merasa baik-baik saja, tidak ada gejala," tulis Wander Luiz dalam caption.

"Saya juga mengikuti pedoman, saya telah mengisolasi diri saya sendiri, jadi saya berharap setiap orang baik-baik saja.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di Persib dan tim medis untuk proses pengujian dan dukungannya. Harap berhati-hati dan tetap sehat. Semoga semuanya akan baik-baik saja dan saya bisa mulai bermain sepak bola lagi," tulis Wander Luiz mengakhiri.

Baca juga: Sempat Tanding Lawan Persib, PSS Sleman Ambil Tindakan Dini

Dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani pun menyampaikan langkah-langkah penanganan Wander Luiz.

Dokter tim Persib tersebut mengatakan Wander Luiz akan menjalani karantina mandiri terlebih dahulu selama 14 hari di kediamanya.

"Sesuai aturan, dia (Wander) akan melakukan isolasi mandiri, karena tidak mengalami gejala-gejala seperti demam, batuk, flu, atau kesulitan bernafas." kata Rafi Ghani yang dilansir laman resmi Persib.

"Daya tahan tubuhnya kuat, dia hanya carrier atau pembawa virus di tubuhnya yang dikhawatirkan bisa menularkan pada seseorang yang memiliki imun tubuh lemah," papar Rafi, Sabtu 28 Maret 2020.

Rafi Ghani juga mengatakan pihaknya akan terus memantau secara intensif terhadap pemain berusia 28 tahun tersebut.

"Tidak akan ada kontak secara langsung, tapi saya dan tim akan melalukan penanganan melalui video call atau sambungan telepon. Dari situ kami akan terus memantau dan memberikan segala kebutuhan dirinya selama masa isolasi mandiri," tutur Rafi Ghani.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com