Pengakuan Indra Sjafri Jadi Direktur Teknik karena Shin Tae-yong

Kompas.com - 28/02/2020, 19:35 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) berbincang dengan asisten pelatih Indra Sjafri saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) berbincang dengan asisten pelatih Indra Sjafri saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand.
|

KOMPAS.com - Indra Sjafri mengaku menerima jabatan sebagai direktur teknik timnas Indonesia karena Shin Tae-yong.

Indra Sjafri sempat menghebohkan sepak bola Indonesia usai memutuskan lepas dari jabatan asisten pelatih.

Menyusul dirinya mundur dari jabatan asisten pelatih, PSSI lantas mengumumkian dirinya menjadi direktur teknik timnas Indonesia.

Pengumuman yang tergolong cepat itu menimbulkan pemberitaan tak sedap soal dirinya yang tengah dilanda konflik dengan Shin Tae-yong.

Baca juga: VIDEO - Suasana Latihan Kiper Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong

Demi meluruskan pemberitaan yang keliru tersebut, Indra Sjafri langsung cepat-cepat memberikan klarifikasi.

Pelatih asal Sumatera Barat itu menyatakan ia tak ada masalah serius dengan Shin Tae-yong.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tidak usah diperdebatkan lagi. Saya tidak pernah berselisih dengan pelatih Shin. Biarkan Shin bekerja dengan nyaman dan tenang," ucap Indra.

Baca juga: Pesan Khusus Shin Tae-yong kepada Bek Persebaya usai TC Timnas Indonesia

Disinggung mengenai penunjukkan tersebut, Indra Sjafri memberikan sebuah fakta mengejutkan.

Indra Sjafri mengakui dirinya ditawari jabatan tersebut sejak masih menangani timnas U23 Indonesia di SEA Games 2019 lalu.

Namun dirinya belum mengisi jabatan tersebut pascamengantar Andi Setyo dkk. meraih medali perak SEA Games 2019 lalu.

Indra Sjafri malah ditunjuk sebagai asisten pelatih Shin Tae-yong karena PSSI menilai saat itu Shin Tae-yong membutuhkan sosok pelatih lokal yang mengetahui seluk-beluk timnas.

Baca juga: Shin Tae-yong Pantau Garuda Select untuk Skuad Timnas U19 Indonesia

“Ketika selesai SEA Games, PSSI kan sudah mengontrak pelatih luar negeri. Jadi agar ada transfer ilmu dari pelatih asing ke Indonesia, PSSI membutuhkan orang-orang untuk itu," ucap Indra.

"Kemudian kami rekomendasikan pelatih Nova Arianto, Alex (Alex Aldha Yudi) dan Sahari Gultom. Setelah itu, saya juga diminta karena bagaimana pun pelatih asing membutuhkan informasi timnas selama ini," ujarnya.

Indra Sjafri juga mengaku telah memberikan banyak informasi kepada Shin Tae-yong soal pemain dan hal-hal lainnya.

Baca juga: PSSI Ditawari Hibah Tanah 3 Hektare di Bali untuk TC Timnas Indonesia

Setelah hampir sebulan menjadi asisten Shin Tae-yong, PSSI ternyata membutuhkan jasa Indra Sjafri di posisi direktur teknik.

“Ini menjadi proses tambahan bagi saya untuk bisa memahami sepak bola secara utuh," kata Indra.

"Setelah lama di lapangan, saya pikir ini pekerjaan yang sangat menantang dan saya suka,” tuturnya mengakhiri. (Nuranda Indrajaya)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.