Komite Paralimpik Internasional Tetap Bekerja

Kompas.com - 28/02/2020, 17:27 WIB
Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020 twitterLogo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020

TOKYO, KOMPAS.com - Komite Paralimpik Internasional (IPC) tetap bekerja menyiapkan Paralimpik Tokyo 2020 meski ada ancama kian merebaknya virus corona di Jepang.

Laman kyodonews.net, hari ini, menulis, IPC masih meyakini bahwa perhelatan olahraga multicabang bagi atlet penyandang disabilitas tetap terlaksana pada 25 Agustus 2020.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020, Tes Turnamen Paralimpik Terkendala Corona

"Persiapan olah IPC dan Tokyo 2020 tetap sesuai rencana," kata Direktur Media dan Komunikasi IPC Craig Spence.

Penyandang disabilitas beratraksi pada peringatan Hari Disabilitas Internasional di Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Selasa, (3/12/2019). Puluhan stan memamerkan berbagai macam hasil karya penyandang disabilitas, hingga layanan kesehatan gratis khusus.KOMPAS.com/M ZAENUDDIN Penyandang disabilitas beratraksi pada peringatan Hari Disabilitas Internasional di Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Selasa, (3/12/2019). Puluhan stan memamerkan berbagai macam hasil karya penyandang disabilitas, hingga layanan kesehatan gratis khusus.

"Memerangi merebaknya virus corona adalah bagian yang penting. Sebagai tuan rumah kami harus menjamin perhelatan aman dan nyaman," imbuh Craig Spence.

Penyandang disabilitas sekaligus pegiat olahraga sepak bola amputasi Vicente Mariano saat berlatih kebugaran pada Kamis (5/12/2019) di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta. 

Vicente menyebut kondisi pusat kebugaran ReFIT Indonesia dengan lantai datar yang memudahkan penyandang disabilitas berkursi roda ramah terhadap penyandang disabilitas. 
Kompas.com/Josephus Primus Penyandang disabilitas sekaligus pegiat olahraga sepak bola amputasi Vicente Mariano saat berlatih kebugaran pada Kamis (5/12/2019) di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta. Vicente menyebut kondisi pusat kebugaran ReFIT Indonesia dengan lantai datar yang memudahkan penyandang disabilitas berkursi roda ramah terhadap penyandang disabilitas.

Craig Spence menambahkan pihaknya tetap percaya diri bahwa otoritas relevan, khususnya di Jepang dan China sudah mengusahakan cara-cara untuk mengatasi masalah corona itu.

Instruktur di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta sedang membantu seorang penyandang disabilitas menggunakan dumble untuk melatih otot pada Kamis (5/12/2019).Kompas.com/Josephus Primus Instruktur di ReFIT Club SS72 Jalan Sepat Kebagusan Jakarta sedang membantu seorang penyandang disabilitas menggunakan dumble untuk melatih otot pada Kamis (5/12/2019).

Sebagaimana diketahui, meningkatnya penyebaran virus corona atau COVID-19 memunculkan banyak spekulasi ikhwal penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpik Tokyo 2020.

Salah satunya adalah agar kegiatan olahraga itu dijadwal ulang.

Pasangan suami isteri Difabel di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sukses membina rumah tangga dengan segala keterbatasan yang ada. Kamis, (14/2/2019). KOMPAS.com/ABDUL HAQ Pasangan suami isteri Difabel di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sukses membina rumah tangga dengan segala keterbatasan yang ada. Kamis, (14/2/2019).



Sumber Kyodo News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X