Dua Hal yang Membuat Xavi Hernandez Menolak Barcelona

Kompas.com - 15/01/2020, 10:00 WIB
Pelatih Al Sadd, Xavi bereaksi selama pertandingan sepak bola Piala Dunia Klub FIFA 2019 antara Al Sadd Qatar dan Hienghene Sport Kaledonia Baru di Stadion Jassim Bin Hamad AFP/KARIM JAAFARPelatih Al Sadd, Xavi bereaksi selama pertandingan sepak bola Piala Dunia Klub FIFA 2019 antara Al Sadd Qatar dan Hienghene Sport Kaledonia Baru di Stadion Jassim Bin Hamad

Baca juga: Hasil Coppa Italia, Comeback Alexis Sanchez bagi Inter Milan

Xavi tak ingin dianggap sebagai pion dan justru beranggapan sebaliknya bahwa pendekatan serta darah baru di dewan direksi Camp Nou adalah yang dibutuhkan klub sekarang.

Menurut Mundo Deportivo, pelatih baru Barcelona, Quique Setien, juga menanda tangani klausal kontrak pada ikatan kerjanya yang akan berakhir pada 2022.

Klausal tersebut menyebutkan bahwa posisi Setien akan divalidasi ulang pada akhir musim 2020-2021 dengan presiden serta dewan direksi baru Barcelona akan punya kekuatan untuk menentukan apakah ikatan kerja Setien bisa berlanjut atau diakhiri lebih cepat.

Setien menerima klausal kontrak tersebut.

Kedua, Xavi perlu waktu berpikir. Ia percaya bahwa musim panas depan dapat menjadi waktu bagi dia bersinar apabila Barcelona memberinya kontrol penuh terhadap segala aspek sepak bola dan ia bisa membawa orang-orang kepercayaannya.

Xavi ingin kontrol penuh terhadap transfer mengingat beberapa pembelian Barcelona dalam beberapa musim terakhir seperti Philippe Coutinho, Dembele, dan Arthur tak dapat mewujudkan potensi mereka sesungguhnya.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X