PSSI Minta Luis Milla Tak Cari Kambing Hitam jika Gagal Lagi

Kompas.com - 30/11/2019, 06:40 WIB
Luis Milla semasa masih menjadi pelatih Timnas U-23 Indonesia, tampak memberi instruksi kepada para pemainnya pada laga Grup A Asian Games 2018 kontra Palestina di Stadion Patriot, 15 Agustus 2018. BOLASPORT.com/FERNANDO RANDYLuis Milla semasa masih menjadi pelatih Timnas U-23 Indonesia, tampak memberi instruksi kepada para pemainnya pada laga Grup A Asian Games 2018 kontra Palestina di Stadion Patriot, 15 Agustus 2018.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI) mengingatkan Luis Milla agar tidak lagi mencari-cari "kambing hitam" seandainya pelatih asal Spanyol itu gagal lagi jika terpilih menjadi juru taktik tim nasional Indonesia.

"Jangan begitu gagal, mencari kambing hitam. Seperti dahulu, kalau tidak salah, dia sempat menyalahkan Ketua Umum PSSI sebelumnya, Pak Edy Rahmayadi," ujar Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri seusai menghadiri pertemuan PSSI dengan Luis Milla di Manila, Filipina, Jumat (29/11) malam.

Luis Milla memang sempat menuding pemimpin PSSI tidak profesional ketika dia pamit sebagai pelatih timnas U-23 dan senior Indonesia, jabatan yang diembannya tahun 2017-2018.

Saat itu, ketua umum PSSI masih dijabat Edy Rahmayadi.

Baca juga: PSSI Kembali Beri Kesempatan kepada Luis Milla

Melalui unggahan akun media sosial Instagram pribadinya pada 21 Oktober 2018, Milla menulis, "Hari ini bukan hari yang mudah untuk saya karena tidak lagi melanjutkan karier melatih di Indonesia. Proyek satu setengah tahun ini sudah berakhir. Terlepas dari manajemen yang buruk, pelanggaran kontrak yang terus terjadi dan ketidakprofesionalan para pemimpin selama 10 bulan terakhir, saya merasa sudah melakukan pekerjaan dengan baik."

Menurut Cucu, sikap tuduh-menuduh seperti itu tidak mencerminkan seorang profesional. Luis Milla pun diharapkan menjaga sikapnya kalau kembali ke skuad Garuda.

Baca juga: Hasil Presentasi Jadi Penilaian PSSI Pilih Luis Milla atau Shin Tae-yong

"Luis Milla harus bisa mempertanggungjawabkan semuanya sendiri. Jangan nanti kalau kalah bilang liganya, kompetisinya kurang bagus, lalu kalau berhasil, mengklaim. Jika ada kekurangan, kan, kami akan selalu memberi dukungan," tutur Cucu.

Menanggapi hubungannya yang sempat renggang dengan PSSI, Luis Milla menegaskan bahwa semuanya kini sudah baik-baik saja.

Luis Milla sudah memaafkan dan melupakan semua hal negatif yang pernah terjadi antara dirinya dan PSSI.

"Sekarang saya dan PSSI sudah kembali berhubungan baik dan menjalin komunikasi. Yang penting, kalau saya kembali ke timnas Indonesia, saya akan melanjutkan ide-ide sepak bola yang sempat tertunda," kata Milla.

Milla dan Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan, merupakan kandidat pelatih kepala timnas Indonesia menyusul pemecatan Simon McMenemy.

Baca juga: Ketum PSSI Konfirmasi Tanggal Pertemuan dengan Luis Milla di Filipina

Didampingi mantan asistennya, Eduardo Perez, Luis Milla bertemu rombongan PSSI di sebuah hotel di Manila, pada Jumat (29/11), sekitar pukul 19.00-23.00 waktu setempat.

Selain Cucu, rombongan PSSI yang menemui Luis Milla adalah Ketua Umum Mochamad Iriawan, Waketum Iwan Budianto, Sekjen Ratu Tisha Destria, dan empat anggota komite eksekutif, yaitu Endri Erawan, Haruna Soemitro, Sonhadji, dan Yunus Nusi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X