Cara Cerdik Aji Santoso Ratakan Kualitas Pemain Inti dan Cadangan

Kompas.com - 21/11/2019, 07:20 WIB
Pemain Persebaya Surabaya Oktafianus Fernando (kiri) dan Misbakus Solihin (tengah) latihan bersama di Lapangan Mapolda Jatim Surabaya, Jumat (01/11/2019) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Persebaya Surabaya Oktafianus Fernando (kiri) dan Misbakus Solihin (tengah) latihan bersama di Lapangan Mapolda Jatim Surabaya, Jumat (01/11/2019) sore.

 


SIDOARJO, KOMPAS.com - Aji Santoso menerapkan sistem rotasi baru pada Persebaya Surabaya. Hal tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali persaingan antar pemain yang sempat tidak berjalan dengan maksimal.

“Saya memasang siapa saja tidak masalah. Kemarin saya juga memberikan Novan yang jarang bermain, saya juga memberikan Misbakus Solikin kesempatan tampil jadi starter,” kata Aji.

Aji mengatakan mulai memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang tidak mendapatkan jam main secara reguler. Ia mengklaim hal tersebut menciptakan banyak efek pada pemain utama dan pemain lapis.

Dengan adanya rotasi semacam ini, pemain cadangan akan mendapatkan lebh banyak jam terbang. Itu akan membuat pemain ketagihan untuk bisa diberikan kesempatan lagi.

Sedangkan bagi pemain inti rotasi ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman atau takut kehilangan posisi. Demikian akan memaksa pemain keluar dari zona nyaman untuk mempertahankan posisinya.

Perubahan ini Aji sudah merangsang pemain untuk jadi yang terbaik, apapun posisi dan kondisinya.

“Artinya saya menciptkan suatu suasana kompetisi yang sehat. Supaya mereka tidak leha-leha dan duduk saja. Jadi saya tumbuhkan pada mereka agar benar-benar loyal terhadap porfesi mereka dan total untuk Persebaya. Itu yang saya tanamkan kepada pemain,” tutur Aji. 

Baca juga: Rela Dipotong Gaji demi Sang Anak Ingin Jadi The Next Liliyana Natsir

Di sisi lain sistem rotasi yang diterapkan Aji juga menjadi solusi masalah krisis pemain yang mendera Persebaya.

Jelang melawan Persipura Jayapura saja, mereka dipastikan kehilangan enam pemain. Osvaldo Haay, Rachmad Irianto dipanggil timnas. 

Aryn Wiliams, Otavio Dutra, Novan Setyawan dan M. Hidayat menjalani sanksi akumulasi kartu.

Sistem ini memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda untuk unjuk gigi. Dengan begitu, ada kemungkinan akan ada pemain muda lagi yang mengorbit dari tangan Aji Santoso.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X