Persib Vs Kalteng Putra FC, Hindari Sanksi, Panpel Perketat Pengamanan

Kompas.com - 14/07/2019, 17:40 WIB
General Coordinator Panpel Persib, Budi Bram Rachman. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA General Coordinator Panpel Persib, Budi Bram Rachman. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

BANDUNG, KOMPAS.com - Panpel Persib Bandung akan memperketat pengamanan di area pintu masuk menuju tribune penonton Stadion Si Jalak Harupat saat Maung Bandung menjamu Kalteng Putra FC pada pekan ke-9 Liga 1 2019, Rabu (16/7/2019).

Hal tersebut dilakukan sebagai respons setelah Persib dua kali mendapatkan sanksi denda dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Persib dijatuhi sanksi karena pelemparan botol ke lapangan dan perilaku buruk suporter.

Pada sidang Komdis PSSI, Jumat (5/7/2019) lalu, Persib kembali dijatuhi sanksi denda sebesar Rp 75 juta karena adanya pelemparan botol ke arah polisi oleh suporter saat Persib menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-7.

Itu merupakan sanksi kedua yang didapatkan Persib musim ini. Sebelumnya, Pangeran Biru juga dikenai sanksi denda sebesar Rp 70 juta karena pelemparan botol ke lapangan dan perilaku buruk suporter saat menjamu Tira-Persikabo.

"Intinya kami prihatin dengan kejadian itu. Seharusnya tidak terjadi. Kami akui, kami kecolongan," kata General Coordinator Panpel pertandingan Persib, Budi Bram Rachman.

Baca juga: Persib Vs Kalteng Putra, Robert Waspadai Agresivitas Tim Tamu

Bram mengatakan, pihaknya sudah menjalankan pengamanan sesuai prosedur untuk mengantisipasi adanya pelemparan botol oleh suporter ke lapangan. Namun, diakui Bram, pihaknya masih saja sering kecolongan.

Oleh karena itu, saat Persib menjamu Kalteng Putra FC, Bram menegaskan Panpel Persib dan pihak keamanan akan lebih tegas dalam menjalankan prosedur pengamanan di pintu masuk menuju area tribune penonton.

"Kami tentu terus melakukan evaluasi. Ya yang pasti kami juga ingin terus lebih baik untuk pelaksanaan pertandingan," kata Bram.

"Kami tidak mau lagi kecolongan karena adanya pelemparan. Mungkin kami harus lebih tegas untuk menangani hal ini," ujar Bram lagi.

Selain mengantisipasi pelemparan botol ke lapangan, Panpel Persib juga fokus menghentikan penyalaan flare di tribun penonton.

Baca juga: Persib Vs Kalteng Putra, Maung Bandung Fokus Asah Ketajaman Pemain

Sejauh ini, Persib memangn belum dikenai sanksi karena penyalaan flare oleh suporter. Namun, panpel menyadari pelanggaran itu bisa menjadi bom waktu bagi Persib.

 

Sebab, dalam beberapa pertandingan kandang terakhir yang dilakoni Persib, beberapa suporter masih membandel membawa dan menyalakan flare saat laga berakhir.

Bram mengaku pihaknya tidak mau ambil risiko. Panpel akan melakukan razia barang bawaan penonton untuk menghindari adanya flare yang dibawa masuk ke tribune.

"Kemarin sebenarnya pada saat pertandingan melawan Madura (United) ada razia flare, ada yang kena dan Alhamdulillah pertandingan selanjutnya tidak ada. Tapi malah ada pelemparan, nah ini harus lebih tegas lagi," ujar Bram. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X