Iwan Bule: Minimal Timnas Indonesia Harus Ikut Piala Dunia

Kompas.com - 13/07/2019, 00:09 WIB
Komjen M. Iriawan menghadiri forum diskusi bertajuk Ngobrol Bola Bareng Kang Iwan Bule di Vasa Hotel Surabaya. Dok. Pribadi Komjen M. Iriawan menghadiri forum diskusi bertajuk Ngobrol Bola Bareng Kang Iwan Bule di Vasa Hotel Surabaya.

KOMPAS.com - Calon Ketua Umum PSSI, Komjen M. Iriawan, kembali melakukan pendekatan kepada asosiasi provinsi dan klub-klub sepak bola di Indonesia.

Terbaru, Iriawan menghadiri forum diskusi bertajuk "Ngobrol Bola Bareng Kang Iwan Bule" di Vasa Hotel Surabaya pada Jumat (12/7/2019). 

Dalam acara tersebut, hadir beberapa perwakilan Asprov PSSI dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Hadir pula pengurus atau manajer beberapa klub bola seperti Madura United, Persela Lamongan, PSBK Blitar, Madura FC, Persatu Tuban, Persik Kediri, Borneo FC, Bhayangkara FC, dan  Arema Malang.

Pada kesempatan itu, Iriawan menjelaskan bahwa keputusannya mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI merupakan bentuk kepedulian dan rasa cinta kepada Tim Nasional dan persepakbolaan nasional.

"Kita semua tentunya sangat sayang kepada tim nasional. Kita sama-sama memiliki tanggung jawab yang sama dalam upaya memajukan persepakbolaan Indonesia", ujar Iriawan.

Baca juga: Antoine Griezmann Resmi Berlabuh ke Barcelona

Dengan jumlah penduduk Indonesia lebih dari 260 juta jiwa, Iriawan menilai Indonesia memiliki potensi dan kualitas tinggi dalam olah raga sepak bola.

"Saya sangat meyakini mereka ada, bahkan sudah kita ketahui bersama. Namun, mereka belum dikelola secara optimal dan profesional, masih banyak hal yang harus dibenahi", ujarnya.

Iriawan ingin timnas bisa lolos dari Piala Dunia 2026 dan kembali menjadi raja di Asia Tenggara. "

"Saat ini untuk melawan Veitnam saja kita kesulitan. Posisi kita hanya keempat di level Asean. Target saya sepak bola Indonesia akan kembali bangkit, minimal ikut Piala Dunia dan menjadi juara Asean," ucapnya.

Iriawan menjelaskan saat ini sudah eranya industri 4.0. Kolaborasi multipihak dan pemanfaatan teknologi informasi sudah menjadi keharusan.

Begitu juga dalam mengelola persepakbolaan Indonesia tentu harus memanfaatkan hal tersebut.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X