Persib B, Hasil Akuisisi PT PBB dari Blitar United

Kompas.com - 10/06/2019, 18:12 WIB
Robert Rene Alberts saat diperkenalakan sebagai pelatih baru Persib di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Jumat (3/5/2019).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Robert Rene Alberts saat diperkenalakan sebagai pelatih baru Persib di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Jumat (3/5/2019).

KOMPAS.com - Di Liga Indonesia, perubahan nama klub dengan latar belakang akuisisi atau merger, sudah menjadi hal lumrah.

Sebelumnya, Persisam Samarinda telah dibeli oleh Pieter Tanuri pada 2015 dan nama klub itu pun diganti menjadi Bali United.

Lebih lama lagi, ada Persijatim Solo FC yang dibeli oleh Sriwijaya dan berubah nama menjadi Sriwijaya FC pada 2004.

Desas-desus terakhir, kabar akuisisi berhembus lagi di persepakbolaan nasional. Kali ini, perusahaan yang menaungi Persib Bandung, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), mencoba mengambil alih Blitar United.

Baca juga: Ada Pemain Persib Berlibur di Bali

Blitar United saat ini sedang dalam persiapan mereka menyambut kompetisi Liga 2 Indonesia dan tergabung dalam wilayah timur.

Direktur PT PBB, Teddy Tjahjojo, mengonfirmasi pembelian Blitar United tersebut. Rencananya, setelah berhasil dibeli, Blitar United akan berganti nama menjadi Persib B.

"Memang benar Blitar United akan kami beli dan berganti nama jadi Persib B, bukan Bandung B seperti yang dikatakan Robert Alberts tapi masih dalam proses, tinggal administrasi," ujar Teddy, seperti yang dilansir dari Tribunnews, Senin (10/6/2019).

Teddy menambahkan, sebelum Liga 2 dimulai, Persib B diharapkan sudah bisa berkompetisi. Saat ini, tambah Teddy, Persib B sedang melakukan seleksi pemain.

Baca juga: Bomber Persib Targetkan Tira Persikabo Jadi Korban Pertama

Meski beberapa penggawa diambil dari pendidikan latihan (diklat) Persib dan Maung Anom, Teddy menegaskan bahwa semua pemain harus tetap melewati tahapan seleksi untuk bisa berkostum Persib B.

"Mereka tetap harus menjalani proses seleksi. Jadi biar pelatih yang menentukan siapa saja pemain-pemain di Persib B ini," ucapnya.

Sementara itu, untuk pelatih utama, PT PBB memilih mantan pelatih PSMS Medan, Liestiadi.

"Pelatihnya nanti Liestiadi. Itu atas rekomendasi dari Robert Rene Alberts. Untuk asistennya nanti biar pelatih yang memilih, kemungkinan besar asisten pelatihnya para legenda Persib," sambung Teddy.

Dihubungi secara terpisah, Robert Rene Alberts mengonfirmasi pemilihannya untuk pelatih Persib B.

Baca juga: Arema FC Tolak Penundaan Jadwal Liga 1 Lawan Persib Bandung

“Pelatih Persib B, Liestiadi, dia pernah menjadi asisten saya waktu di Arema," ujar pelatih berusia 64 tahun itu, seperti dilansir dari TribunJabar.

Robert Rene Alberts percaya Liestiadi adalah pelatih yang bagus karena mempunyai pengalaman banyak di Persipura, Arema, Gresik, hingga PSMS.

Persib B bisa saja menjadi tujuan para pemain Persib utama yang jarang mendapat kesempatan bermain. Salah satu pemain yang rencananya dipindahkan ke Persib B adalah Fabiano Beltrame karena masih menjalani proses naturalisasi.

"Dari 30 pemain ada 10 pemain yang kurang aktif dan bisa bermain di Bandung B dan berkembang dengan baik lalu kembali ke tim utama," ucap Robert Rene Alberts.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X