Alasan Sekjen PSSI Belum Bisa Hadiri Sidang di Banjarnegara

Kompas.com - 20/05/2019, 20:45 WIB
Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANA Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, belum bisa menghadiri sidang dalam kapasitasnya sebagai saksi atas nama terdakwa Dwi Irianto dan kawan-kawan di Pengadilan Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (20/5/2019).

Padatnya jadwal kegiatan PSSI menjadi alasan Tisha belum bisa hadir. Di samping itu, surat pemanggilan sebagai saksi pun datangnya terlambat dan terlalu mepet dengan waktu sidang.

Baca Juga: Pesan Sang Ayah yang Bikin Ratu Tisha Berani di Sepak Bola Indonesia

Kuasa hukum Sekjen PSSI, Andru Bimaseta, menambahkan bahwa ketidakhadiran Tisha tidak bisa disebut mangkir karena surat panggilan yang disampaikan tersebut tidak sesuai prosedur sebagaimana pasal 146 ayat 2 dan pasal 227 ayat 1 KUHAP.

Menurut pasal ini, surat panggilan harus diterima selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sebelum sidang dimulai. Faktanya, surat panggilan untuk sidang tanggal 16 Mei dan surat panggilan kedua untuk sidang tanggal 20 Mei baru diterima pada Sabtu, 18 Mei 2019.

Baca Juga: Respon Ratu Tisha Setelah 2 Kantor PSSI Digeledah

Selain itu, menurut Andru, tidak semua saksi yang diperiksa penyidik akan dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), apabila JPU menganggap cukup dengan mempelajari isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi.

Bisa saja JPU tidak menganggap tidak signifikan kehadirannya untuk membuktikan perbuatan terdakwa.

Andru menegaskan, Sekjen PSSI tidak mangkir dan sangat menghormati panggilan tersebut sepanjang dilakukan sesuai kepatutan dan prosedur yang berlaku.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X