Kompas.com - 15/03/2019, 19:22 WIB
Chris John KOMPAS.com/Reni SusantiChris John

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan juara dunia tinju, Chris John, menyatakan sedih dengan kondisi dunia tinju nasional saat ini. Ia menilai dunia tinju nasional, baik yang profesional maupun amatir, kini sudah tak semarak dulu.

Menurut Chris John, pertandingan tinju sudah jarang digelar. Indikator yang bisa dilihat adalah tak ada lagi pertandingan tinju di televisi.

"Dulu sebenarnya sempat marak dan banyak digemari dengan adanya pertandingan reguler di TV. Sangat membantu petinju menorehkan prestasi yang baik," kata Chris John saat menghadiri konferensi pers Geisler AP di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

"(Pertandingan tinju) itu salah satu yang membuat saya sedih karena tak ada lagi acara-acara pertandingan tinju. Itu sangat membuat petinju kita susah. Mereka latihan buat apa. Tidak ada tujuannya," lanjut Chris John.

Baca juga: Petinju Papua Berharap Bantuan Pemerintah untuk Bisa Bertanding

Petinju asal Papua, Geisler AP (dua dari kiri) bersama mantan juara dunia tinju Chris John saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/3/2019).Kompas.com/Alsadad Rudi Petinju asal Papua, Geisler AP (dua dari kiri) bersama mantan juara dunia tinju Chris John saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Geisler adalah petinju asal Papua yang sedang berharap bantuan pemerintah agar bisa bertanding pada 30 Maret. Geisler direncanakan tampil dalam perebutan gelar WBC Asia Pasifik kelas welter ringan 63,5 kilogram menghadapi petinju Thailand, Thoedsak Sinam.

Chris John menyatakan akan berupaya mendukung Geisler agar pertandingannya bisa terealisasi. Melalui yayasan yang didirikannya, Yayasan Chris John Indonesia, pria asal Banjarnegara itu bertekad membangkitkan kembali dunia tinju nasional dari kondisi yang dinilainya mati suri.

"Harapan saya tinju bisa bangkit lagi dan memunculkan juara-juara dunia yang membawa nama Indonesia," ucap Chris John.

Baca juga: Geisler Gagal Bertanding, Tak Ada Lagi Anak Papua yang Jadi Petinju

Chris John pernah menjadi petinju kebanggaan Indonesia sebelum pensiun pada 2013. Pria yang mendapat julukan The Dragon ini merupakan pemegang gelar kelas bulu WBA dari 2004 hingga 2013.

Chris John merupakan petinju keempat dari Indonesia yang pernah jadi juara dunia. Dia mengikuti jejak Ellyas Pical, Nico Thomas dan Muhammad Rachman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X