Lawan Barito di Piala Presiden 2019, Arema FC Waspadai Cuaca Buruk

Kompas.com - 04/03/2019, 07:30 WIB
Pelatih Arema FC Milomir Seslija (tengah) saat konferensi pers menjelang pertandingan melawan Barito Putera di Kantor Arema FC, Kota Malang, Minggu (3/3/2019)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Pelatih Arema FC Milomir Seslija (tengah) saat konferensi pers menjelang pertandingan melawan Barito Putera di Kantor Arema FC, Kota Malang, Minggu (3/3/2019)


MALANG, KOMPAS.com - Pelatih Arema FC Milomir Seslija mewaspadai faktor cuaca menjelang melakoni Piala Presiden 2019. Sebab, bertanding dalam kondisi hujan akan membuat pemain melakukan banyak kesalahan.

"Saya berharap besok cuaca tidak terlalu buruk. Karena berkaca dari pertandingan sebelumnya ada beberapa kesalahan yang dilakukan pemain karena cuaca. Bisa karena licin dan tekel pemain yang menyebabkan pemain cedera," katanya di Kantor Arema FC, Kota Malang, Minggu (3/3/2019).

Arema FC menghuni Grup E bersama Barito Putera, Persela Lamongan, dan Persita Tangerang pada babak penyisihan Piala Presiden 2018.

Pada laga perdana, Arema FC akan menghadapi Barito Putera di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Senin (4/3/2019).

Baca juga: Sanksi Dicabut, Yuli Sumpil Lega Bisa Kembali Nonton Laga Arema FC

Bagi Milo, pelatih asal Bosnia itu biasa disapa, Barito merupakan lawan yang berat. Selain materi pemain yang merata, kemampuan Jacksen F Tiago selaku pelatih kepala Barito dalam menyusun strategi permainan juga menjadi ancaman bagi skuad Singo Edan.

"Barito memiliki pelatih yang sangat bagus. Sudah lama di Barito, dan sudah membangun tim lebih dulu," katanya.

Kendati begitu, Milo optimistis timnya mampu mengungguli tim lawan. Apalagi, mereka akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri.

Baca juga: Jelang Piala Presiden, Aremania Ciptakan Lagu Terima Kasih bagi Arema

"Saya respect pada Aremania. Saya percaya kepada pemain saya. Dan saya ingin Arema menang," jelasnya.

Milo meminta kepada seluruh pemainnya untuk tidak membuat kesalahan. Sebab, turnamen ini berlaku sistem gugur, berbeda dengan kompetisi yang menggunakan sistem koleksi poin.

"Kalau ada kesalahan di Liga wajar. Kalau di turnamen ada kesalahan bisa mengurangi kesempatan lolos ke babak berikutnya," ungkapnya.




Close Ads X