Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/03/2019, 14:31 WIB


MALANG, KOMPAS.com - Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mencabut sanksi untuk Dirigen Aremania, Yuli Sumpil dan Fandy.

Sebelumnya, Yuli Sumpil dan rekannya, Fandy, disanksi dengan larangan memasuki stadion di seluruh Indonesia seumur hidup.

Sanksi itu keluar akibat Yuli Sumpil dan Fandy turun ke lapangan saat jeda pertandingan Arema FC versus Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 6 Oktober 2018 lalu.

Sanksi itu resmi dicabut oleh PSSI melalui Surat Keputusan (SK) review implementasi keputusan Komite Disiplin (Komdis) 2018. SK itu fokus pada pelanggaran disiplin perilaku suporter.

"Inilah perjalanan saya. Mungkin adil tidaknya ya itu alam yang bisa menjawab. Sanksi ini setelah dihapus, kembali lagi, alhamdulillah. Mungkin kemarin cobaan dari yang kuasa untuk saya," kata Yuli Sumpil menanggapi penghapusan sanksi terhadap dirinya saat ditemui di rumahnya, Gang Sumpil 1 Kota Malang, Jumat (1/3/2019).

Yuli Sumpil mengaku tidak memahami alasan PSSI menghapus sanksi untuknya. Sebab, Yuli Sumpil mengaku tidak pernah menjalin komunikasi dengan PSSI ataupun Komdis.

Baca juga: PSSI Revisi Sanksi, Bobotoh Bisa Saksikan Laga Persib di Liga 1 2019

"Mungking ada pertimbangan-pertimbangan lain, saya tidak paham. Karena saya tidak pernah berkomunikasi dengan PSSI, komdis, dan manajemen Arema FC," ungkapnya.

Yuli Sumpil mengaku lega dengan dihapusnya sanksi tersebut. Sebab, dirinya bisa kembali memimpin Aremania saat mendukung Arema FC di kompetisi Liga 1 nanti.

"Diakui atau enggak, ya lega mas. Sebenarnya saya sudah siap tidak bisa nonton arema lagi," katanya.

Baca juga: Arema FC Vs Persib, Aremania Dilarang Beli Tiket ke Calo

Bagi Yuli Sumpil, sanksi ada konsekuensi dari pelanggaran regulasi yang dilakukannya. Bisa saja, Yuli Sumpil menyelinap untuk tetap menyaksikan pertandingan Arema FC. Namun, Yuli Sumpil lebih memilih untuk mematuhi sanksi tersebut.

Yuli Sumpil juga tidak pernah melakukan banding atas sanksi tersebut meski mau difasilitasi oleh manajemen Arema FC. Dengan begitu, keputusan menghapus sanksi untuk dirinya murni keputusan PSSI.

"Ini murni keputusan dari PSSI. Saya tidak pernah minta," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyerang Napoli Pecahkan Rekor Lompatan Cristiano Ronaldo di Liga Italia

Penyerang Napoli Pecahkan Rekor Lompatan Cristiano Ronaldo di Liga Italia

Liga Italia
Klasemen Liga Italia: Napoli di Puncak, Juventus-Milan di Luar 5 Besar

Klasemen Liga Italia: Napoli di Puncak, Juventus-Milan di Luar 5 Besar

Liga Italia
Calon Ketum PSSI Erick Thohir Diragukan Jelang KLB, Persib Beri Kejelasan

Calon Ketum PSSI Erick Thohir Diragukan Jelang KLB, Persib Beri Kejelasan

Liga Indonesia
Hasil Piala Dunia Antarklub 2022: Bungkam Flamengo 3-2, Al Hilal ke Final

Hasil Piala Dunia Antarklub 2022: Bungkam Flamengo 3-2, Al Hilal ke Final

Liga Lain
Hasil Salernitana Vs Juventus 0-3: Vlahovic Bersinar, Si Nyonya Besar Berpesta

Hasil Salernitana Vs Juventus 0-3: Vlahovic Bersinar, Si Nyonya Besar Berpesta

Liga Italia
PSSI Butuh Sosok Berwawasan Sepak Bola Internasional

PSSI Butuh Sosok Berwawasan Sepak Bola Internasional

Liga Indonesia
Rakernas Perbasi 2023, Mimpi Mendunia dan Suara dari Timur Indonesia

Rakernas Perbasi 2023, Mimpi Mendunia dan Suara dari Timur Indonesia

Sports
Link Live Streaming Salernitana Vs Juventus, Kickoff 02.45 WIB

Link Live Streaming Salernitana Vs Juventus, Kickoff 02.45 WIB

Sports
Kebugaran Jasmani: Pengertian, Unsur-unsur, dan Contoh Latihan

Kebugaran Jasmani: Pengertian, Unsur-unsur, dan Contoh Latihan

Sports
Komentar Ten Hag soal Kasus Manchester City: Saya di Sini Bukan untuk Regulasi

Komentar Ten Hag soal Kasus Manchester City: Saya di Sini Bukan untuk Regulasi

Sports
Juara Turnamen Mobile Legends, MT Legends Raih Bitcoin Senilai Rp 40 Juta

Juara Turnamen Mobile Legends, MT Legends Raih Bitcoin Senilai Rp 40 Juta

Olahraga
Messi Lengkapi Gelar dengan Trofi Piala Dunia, Ronaldinho Semringah

Messi Lengkapi Gelar dengan Trofi Piala Dunia, Ronaldinho Semringah

Sports
MotoGP 2023: Gresini Racing Jadi Tim Balap yang 'Indonesia Banget'

MotoGP 2023: Gresini Racing Jadi Tim Balap yang "Indonesia Banget"

Motogp
Erick Thohir: Siapa Pun Tim Saya di PSSI, Siap Enggak Tidur

Erick Thohir: Siapa Pun Tim Saya di PSSI, Siap Enggak Tidur

Liga Indonesia
Erick Thohir soal Persaingan PSSI 1: Junjung Kebersamaan, Tak Perlu Bersungut-sungut

Erick Thohir soal Persaingan PSSI 1: Junjung Kebersamaan, Tak Perlu Bersungut-sungut

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+