Kompas.com - 26/02/2019, 22:00 WIB
Gareth Bale tengah berkacak pinggang pada laga Real Madrid vs Huesca dalam lanjutan La Liga Spanyol, 9 Desember 2018. AFP/ANDER GILLENEAGareth Bale tengah berkacak pinggang pada laga Real Madrid vs Huesca dalam lanjutan La Liga Spanyol, 9 Desember 2018.

KOMPAS.com - Penyebab konflik yang dialami penyerang Real Madrid, Gareth Bale, dengan timnya mulai terkuak.

Pemain asal Wales itu menunjukkan gestur kurang bersahabat dengan rekan-rekan satu timnya dalam laga melawan Levante di pekan ke-25 Liga Spanyol, Minggu (24/2/2019).

Bale bahkan tidak tampak bahagia meski berhasil mencetak gol penentu dalam kemenangan 2-1 Madrid atas Levante.

Bukan hanya itu, Bale juga tertangkap kamera ogah-ogahan saat diminta sang pelatih, Santiago Solari, untuk melakukan pemanasan sebelum diturunkan ke lapangan dari bangku cadangan.

Kamera televisi Directo GOL menangkap momen saat Bale tampak kesal karena sempat tak jadi dimainkan.

Tayangan tersebut memperlihatkan sang bintang yang sedang melakukan pemanasan di pinggir lapangan bersama Fede Valverde, mengindikasikan dirinya akan dimasukkan ke lapangan.

Memasuki menit ke-69, ternyata pelatih Santiago Solari malah memasukkan Valverde untuk menggantikan Toni Kroos.

Baca juga: Bale Sempat Menolak Pemanasan Saat Real Madrid Kalahkan Levante

Bale memilih untuk kembali duduk di bangku cadangan dibanding melanjutkan pemanasan. Wajahnya memancarkan kekecewaan.

Bale pun menolak ketika diminta oleh asisten pelatih Madrid untuk kembali pemanasan.

Eks pilar Tottenham Hotspur itu baru menginjakkan kaki di lapangan pada menit ke-74.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Fokus Atletik di Indonesia Menjadi Industri

Ada Fokus Atletik di Indonesia Menjadi Industri

Sports
Selangkah Lagi Membelot ke Juventus, Vlahovic Diteror Fans Fiorentina

Selangkah Lagi Membelot ke Juventus, Vlahovic Diteror Fans Fiorentina

Liga Italia
ASEAN Para Games 2022 Resmi Digelar di Solo, Gibran Rakabuming Jadi Ketua Panitia

ASEAN Para Games 2022 Resmi Digelar di Solo, Gibran Rakabuming Jadi Ketua Panitia

Sports
Sarana dan Prasarana Masuk Dalam Pengembangan Atletik di Indonesia

Sarana dan Prasarana Masuk Dalam Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
Martial Menuju Sevilla, Jesse Lingard Tatap Pintu Keluar Man United?

Martial Menuju Sevilla, Jesse Lingard Tatap Pintu Keluar Man United?

Liga Inggris
SEA Games Hanoi 2021 Dapat Mitra Utama

SEA Games Hanoi 2021 Dapat Mitra Utama

Sports
Persib Vs Persikabo, Maung Bandung Fokus Asah Sistem Penyerangan

Persib Vs Persikabo, Maung Bandung Fokus Asah Sistem Penyerangan

Liga Indonesia
Ajang Berkuda Arkav Cup 2022 Memecahkan Rekor Peserta Terbanyak

Ajang Berkuda Arkav Cup 2022 Memecahkan Rekor Peserta Terbanyak

Liga Indonesia
Legenda Brasil Sebut Casemiro Gelandang Bertahan Terbaik di Dunia

Legenda Brasil Sebut Casemiro Gelandang Bertahan Terbaik di Dunia

Liga Spanyol
Ada “Murid Jahat” Mourinho di Balik Kejutan Gambia di Piala Afrika

Ada “Murid Jahat” Mourinho di Balik Kejutan Gambia di Piala Afrika

Internasional
Ini Fokus Pertama dan Utama Pengembangan Atletik di Indonesia

Ini Fokus Pertama dan Utama Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
Bintang Blasteran Thailand Akan Susul Chanathip Songkrasin ke Liga Jepang

Bintang Blasteran Thailand Akan Susul Chanathip Songkrasin ke Liga Jepang

Liga Lain
Piala Afrika 2021, Korban Tewas Akibat Kerusuhan di Stadion Bertambah

Piala Afrika 2021, Korban Tewas Akibat Kerusuhan di Stadion Bertambah

Internasional
Bonucci: Premier League Punya Ritme Lebih Tinggi Dibandingkan Serie A

Bonucci: Premier League Punya Ritme Lebih Tinggi Dibandingkan Serie A

Liga Italia
Diskriminasi di Piala Afrika, Hingga Muncul Anggapan Sadio Mane Tak Mungkin Cuci Celana Dalam Sendiri

Diskriminasi di Piala Afrika, Hingga Muncul Anggapan Sadio Mane Tak Mungkin Cuci Celana Dalam Sendiri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.