Indra Sjafri Puas meski Ada Error Saat Timnas U-22 Lawan Arema FC

Kompas.com - 11/02/2019, 11:00 WIB
Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri saat konferensi pers usai ujicoba lawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (10/2/2019)KOMPAS.com / ANDI HARTIK Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri saat konferensi pers usai ujicoba lawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (10/2/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-22 Indonesia, Indra Sjafri, mengaku puas dengan performa anak asuhnya saat uji coba lawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (10/2/2019).

Meskipun demikian, mantan pelatih Bali United ini mengakui masih ada kesalahan yang dilakukan pemain.

"Alhamdulillah, walaupun banyak kekurangan karena masih ada beberapa error yang dilakukan, saya cukup puas. Tetapi kami bersimulasi terakhir nanti di Madura (lawan Madura United) dengan situasi pertandingan yang sebenarnya," katanya.

Baca Juga: Indra Sjafri Pilih 3 Pemain Jadi Kapten Timnas U-22 Indonesia

Dalam pertandingan itu, Garuda Muda meraih hasil imbang 1-1. Meski demikian, banyak pelajaran yang didapat oleh pemain Timnas U-22.

Dikatakannya, uji coba lawan Arema FC akan mengasah keterampilan pemain dalam menghadapi tekanan lawan. Tekanan tersebut berupa taktik permainan dan tekanan suporter.

Indra Sjafri mengatakan bahwa masih ada yang harus diperbaiki dari lini belakang dan lini depan timnya.

Di lini belakang, dia menilai masih ada kesalahan mendasar yang memberi peluang bagi lawan untuk melakukan tendangan ke arah gawang.

"Berarti masih ada yang harus diperbaiki. Tapi kami sudah deep-defending, meskipun masih ada ruang bagi mereka (lawan) untuk melakukan tendangan," ungkapnya.

Baca Juga: Madura United Akan Tantang Timnas U-22 Indonesia

Sedangkan untuk lini serang, pelatih yang baru saja berlisensi AFC Pro itu mengakui bahwa penyerangnya masih kurang produktif. Namun kondisi itu bisa diperbaiki jelang melakoni Piala AFF U-22 di Kamboja.

"Ini suatu hasil yang memang belum maksimal, tetapi kalau ditanya atau ditujukan kesalahan itu kepada striker, saya tidak setuju. Baik Marinus atau Dimas punya kontribusi yang besar dalam membuka ruang dan lain sebagainya," katanya.

"Ada kekurangan, kurang produktif iya. Tetapi masih bisa diperbaiki," ungkapnya.

Gol Timnas U-22 dicetak oleh Hanif Sjahbandi pada menit ke-73. Sedangkan gol Arema FC dicetak Robert 'Gladiator' Lima Guimaraes.



Close Ads X