Kompas.com - 12/01/2019, 21:50 WIB
Pelatih fisik Persebaya Surabaya, Rudy Eka Priyambada. persebaya.idPelatih fisik Persebaya Surabaya, Rudy Eka Priyambada.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pencinta sepak bola Indonesia patut menunggu bagaimana kolaborasi tim pelatih Persebaya Surabaya di Liga 1 musim 2019.

Pada kompetisi Liga 1 2018, duet Djadjang Nurdjaman dengan Bejo Sugiantoro sebagai pelatih menghasilkan kinerja positif. Kerja sama keduanya mampu membuat tim kebanggaan Kota Pahlawan ini finis di peringkat kelima.

Saat ini, Persebaya memiliki tambahan amunisi di jajaran staf kepelatihan. Sebagaimana diketahui, Rudy Eka Priyambada direkrut sebagai pelatih fisik Bajul Ijo.

Eks pelatih PS Tira itu akan bekerja sama dengan pelatih kepala Djadjang Nurdjaman dan asisten pelatih teknik Bejo Sugiantoro untuk meracik tim dengan baik.

Baca juga: Djanur Masih Tunggu Kejelasan Kontrak Osvaldo Haay di Persebaya

Lantas bagaimana Persebaya di tangan Djanur, Bejo, dan Rudy Eka?

Djanur, sapaan Djajang Nurdjaman, berpendapat, Persebaya Surabaya memiliki banyak keuntungan dengan penunjukan Rudy Eka Priyambada sebagai pelatih fisik.

Pasalnya, kehadiran dia akan mempermudah pekerjaan mantan juru taktik Persib Bandung ini sebagai pelatih kepala Bajul Ijo.

Djanur mengaku bisa saling berbagi pengalaman dengan Rudy Eka karena dinilai memiliki pengalaman yang mumpuni di dunia sepak bola dan kepelatihan.

"Walaupun dia diposisikan sebagai pelatih fisik di Persebaya, saya tahu kapabilitas dia sebagai pelatih yang sudah layak menjadi pelatih kepala," kata Djanur.

Baca juga: Kondisi Fisik Pemain Persebaya Masih di Bawah Rata-rata

Sebagai pelatih muda, eks pelatih PS Tira itu disebut Djanur sudah memiliki wawasan yang luas. Djanur pun tak sabar untuk bekerja sama lebih jauh meracik tim besutannya.

"Dia (Rudy Eka Priyambada) cukup berpengalaman. Sudah banyak (mengenyam) ilmu sepak bola modern. Dia anak muda yang energik dan pasti wawasannya luas," ujar Djanur.

"Kami diskusi bukan hanya dengan coach Rudy, tetapi dengan coach Bejo juga. Kami bisa sharing bertiga," kata Djanur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.