Kompas.com - 17/09/2018, 16:53 WIB

 

LAMONGAN, KOMPAS.com – Setelah sempat seret dalam beberapa pertandingan terakhir bersama Persela Lamongan, kran gol Loris Arnaud kembali terbuka saat menjamu Bhayangkara FC di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (16/9/2018). 

Loris mencetak dua gol yang membuat Persela mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-0.

Tambahan dua gol ke gawang Bhayangkara FC, membuat mantan striker Paris Saint Germany (PSG) ini telah mengemas 11 gol bersama Persela dalam debutnya di kompetisi Liga 1.

Capaian ini sekaligus membuat Loris Arnaud ikut memanaskan persaingan gelar top skor Liga 1 musim ini.

“Pertama kali datang ke sini, saya terus terang tidak hanya memikirkan tentang gol, tapi juga bagaimana Persela bisa menang dan terus bergerak ke papan atas klasemen,” ujar Loris, saat ditemui selepas pertandingan kontra Bhayangkara FC.

Baca juga: Aji Santoso Tak Risau Loris Arnaud Belum Cetak Gol Lagi

“Sebab jika Persela berada di posisi lima besar pada klasemen akhir nanti, tentu saya juga akan ikut bahagia. Itu sebabnya saya tidak hanya berpikir tentang mencetak gol, tapi bagaimana Persela bisa terus dan selalu bermain bagus,” ucap dia.

Namun, ada yang unik dari mantan pemain klub Vietnam Ha Noi FC ini. Sebanyak tujuh dari 11 gol yang dicetak Loris tercipta dengan sundulan kepala.

Tandukan Loris juga mampu mengoyak gawang Bhayangkara dan menghasilkan gol di menit ke-46. Dia memanfaatkan kemelut di mulu gawang Bhayangkara saat Persela mendapatkan tendangan sudut.

Baca juga: Simon McMenemy: Persela Bermain Bagus, Sangat Militan...

“Saya memiliki postur bagus, jadi ketika bola datang dari atas, saya bisa meraihnya. Tapi jika memang berada di bawah, tentu saya akan berusaha mencoba mencetak gol melalui tendangan. Namun, peluang selama ini memang lebih banyak datang melalui atas, jadi tidak ada salahnya saya cetak gol lebih banyak seperti itu (sundulan),” kata dia.

Selain memiliki sundulan akurat, Loris memang termasuk pemain yang dibekali dengan teknik mumpuni. Ia berhasil merobek gawang Bhayangkara FC kali kedua dengan tendangan keras pada menit ke-63.

Bahkan, sebelum melepaskan tendangan akurat, Loris sempat berhasil mengecoh beberapa bek Bhayangkara seusai menerima umpan matang dari Gian Zola yang sebelumnya sempat melakukan kombinasi apik dengan Diego Assis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Chelsea Vs AC Milan, Ketika Giroud Pulang ke Rumah...

Chelsea Vs AC Milan, Ketika Giroud Pulang ke Rumah...

Sports
Kesaksian Saksi Mata di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Kesaksian Saksi Mata di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Pele Prihatin dengan Tragedi Kanjuruhan, Kirim Pesan Cinta untuk Indonesia

Pele Prihatin dengan Tragedi Kanjuruhan, Kirim Pesan Cinta untuk Indonesia

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Shakhtar: Hasrat Los Blancos Tunjukkan Identitas Sebenarnya

Real Madrid Vs Shakhtar: Hasrat Los Blancos Tunjukkan Identitas Sebenarnya

Liga Champions
Iwan Bule Tolak Mundur dari Ketum PSSI, Singgung Tanggung Jawab

Iwan Bule Tolak Mundur dari Ketum PSSI, Singgung Tanggung Jawab

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Shakhtar: Ancelotti Tegaskan Pentingnya Gelar Juara Liga Champions bagi Los Blancos

Real Madrid Vs Shakhtar: Ancelotti Tegaskan Pentingnya Gelar Juara Liga Champions bagi Los Blancos

Liga Champions
Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Liga Indonesia
12 Orang dan Arema FC Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

12 Orang dan Arema FC Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
BERITA FOTO - Gate 12 dan 13 Menjadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan

BERITA FOTO - Gate 12 dan 13 Menjadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Rencana Persib Bandung Selama Liga 1 2022-2023 Dihentikan

Rencana Persib Bandung Selama Liga 1 2022-2023 Dihentikan

Liga Indonesia
46 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Pemain Perancis Hilang Gigi

46 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Pemain Perancis Hilang Gigi

Internasional
Tragedi Kanjuruhan Jadi Momentum Damai Suporter, Hentikan Kebencian

Tragedi Kanjuruhan Jadi Momentum Damai Suporter, Hentikan Kebencian

Liga Indonesia
Sepakat Damai Suporter Persis-PSIM hingga Persija-Persib di Mandala Krida

Sepakat Damai Suporter Persis-PSIM hingga Persija-Persib di Mandala Krida

Sports
Inter Vs Barcelona: Menang atas Barca Itu Baru Permulaan

Inter Vs Barcelona: Menang atas Barca Itu Baru Permulaan

Sports
Update Tragedi Kanjuruhan: Alasan Pintu Tertutup, Sanksi Arema, hingga Hasil Rapat TGIPF

Update Tragedi Kanjuruhan: Alasan Pintu Tertutup, Sanksi Arema, hingga Hasil Rapat TGIPF

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.