Kompas.com - 15/09/2018, 22:00 WIB
Loris Arnaud (kiri) bersama pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso. KOMPAS.com / HamzahLoris Arnaud (kiri) bersama pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Striker Persela Lamongan, Loris Arnaud, belum berhasil mencetak gol di putaran kedua Liga 1.

Setelah sempat diragukan, Arnauh mampu membuktikan kualitasnya dengan menyumbangkan sembilan gol untuk Laskar Joko Tingkir di Liga 1 musim ini.

Namun, keran gol Loris seolah macet di awal putaran kedua ini. Penyerang berdarah Perancis ini tidak mampu mencetak gol saat Persela dikalahkan Bali United pada pertandingan pertama pascajeda kompetisi Liga 1 karena Asian Games 2018, Selasa (11/9/2018).

Meski demikian, Aji Santoso selaku pelatih Persela, mengaku tidak risau.

“Sebenarnya tidak ada masalah yang penting tim bisa mendapatkan hasil positif. Mudah-mudahan melawan Bhayangkara FC, Loris sudah bisa kembali menunjukkan ketajamannya,” ujar Aji Santoso, Sabtu (15/9/2018).

Baca juga: Perasaan Campur Aduk Fahmi Al Ayyubi Saat Persela Kalah

Setelah dikalahkan Bali United dengan skor tipis 2-3, Persela bakal melanjutkan kiprahnya di pentas Liga 1 musim ini dengan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (16/9/2018) sore.

Meski berharap Loris bisa mencetak gol, Aji mengatakan kemenangan akan ditentukan dengan permainan tim. Oleh karena itu, Persela tidak bisa hanya mengandalkan satu pemain.

“Tapi kembali lagi, sepakbola itu permainan tim, tidak hanya mengandalkan satu orang striker saja. Tugas striker memang cetak gol, tapi kalau tim bisa mendapatkan tiga poin (tanpa harus striker yang cetak gol), saya kira tidak ada masalah,” ucap dia.

Baca juga: Widodo Akui Bali United Kesulitan di Babak Pertama Saat Lawan Persela

Aji berharap bisa memulangkan Saddil Ramdani dari pelatnas Timnas Indonesia untuk membantu timnya saat menantang Bhayangkara FC.

Namun, keinginan itu tidak bisa terwujud karena Saddil tidak mendapatkan izin meninggalkan pelatnas.

“Padahal saya sudah izin kepada coach Indra Sjafri. Semestinya, tidak ada masalah untuk satu hari saja, sebab persiapan timnas juga masih lama. Tapi kalau kewenangan head coach yang seperti itu, kita akan tetap support saja,” tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X