Supardi Nasir: Mustahil Manajemen Tak Targetkan Juara

Kompas.com - 20/07/2018, 17:00 WIB
Aksi bek Persib Bandung, Supardi Nasir, saat tampil melawan Sriwijaya FC pada partai pembukaan Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kab. Bandung, Selasa (16/1/2018).
HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLA/BOLASPORT.COMAksi bek Persib Bandung, Supardi Nasir, saat tampil melawan Sriwijaya FC pada partai pembukaan Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kab. Bandung, Selasa (16/1/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Performa menanjak Persib Bandung mulai kembali diiringi ekspektasi tinggi untuk merengkuh gelar juara Liga 1. Tekanan itu nyatanya mulai dirasakan oleh sejumlah pemain, termasuk kapten tim Supardi Nasir.

Supardi mengatakan, target juara tetap dibebankan kepada skuad Maung Bandung. Kendati dalam beberapa kesempatan manajemen Persib tak mematok hal tersebut.

"Rasanya enggak mungkin kalau manajemen gak menargetkan (juara), mustahil. Tapi mungkin enggak terlalu diumbar. Manajemen, pelatih, pemain, bobotoh semua ingin kami di atas, kami juara," ujar Supardi, Jumat (20/7/2018).

Baca Juga: Liga 1, Alasan Mario Gomez Istirahatkan Igbonefo Saat Persib Menang

Sikap realistis yang ditunjukkan manajemen Persib, kata Supardi, jadi upaya untuk mengurangi tekanan suporter. Apalagi, pada musim lalu prestasi Persib jeblok.

"Manajemen kalau berjanji takut tuntutan. Mereka takut tertekan. Termasuk kami ya setiap hari bicara juara juara. Semakin besar tuntutan kami mau juara semakin besar juga tekanan," ujarnya.

Mantan pemain Sriwijaya FC itu menilai, sikap lunak manajemen cukup menguntungkan bagi tim. Sebab, ambisi yang terlalu diumbar membuat lawan kian termotivasi untuk menjegal Persib.

"Jadi lebih bagus kami ngomong formalitas saja. Untuk tim lain juga enggak terlalu waspada dengan kami," ungkapnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X