Kompas.com - 03/05/2017, 20:15 WIB
Bernardo Silva mencetak gol AS Monaco ke gawang Manchester City pada partai kedua babak 16 besar Liga Champions di Stade Louis II, Rabu (15/3/2017). VALERY HACHE/AFPBernardo Silva mencetak gol AS Monaco ke gawang Manchester City pada partai kedua babak 16 besar Liga Champions di Stade Louis II, Rabu (15/3/2017).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

Hal itu semua adalah bagian dari pendekatan terpadu untuk nutrisi, diet, dan ilmu olahraga yang diyakini Kuentz membantu Monaco meraih gelar Ligue 1 untuk kali pertama dalam 17 tahun terakhir dan kesuksesan lolos ke semifinal Liga Champions.

Dalam prosesnya, Kuentz dan timnya telah berusaha untuk mengajarkan pemain tentang kenikmatan makanan dan manfaat gaya hidup sehat untuk membantu kinerja mereka.

"Sangat penting untuk memberi mereka edukasi. Penting untuk membantu mereka mengembangkan selera mereka yang merupakan filosofi utama," tutur Kuentz.

Resep sukses

Strategi tersebut membuat Monaco berinvestasi pada ahli gizi, ilmu olahraga, dan berusaha menciptakan makanan yang bisa dikonsumsi pemain dari berbagai latar belakang.

Baca juga: AS Monaco Vs Juventus, Allegri Berharap Patahkan Rekor Tuan Rumah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang juru masak selalu mendampingi ke mana pun tim pergi. Jus dan salad disiapkan di tempat latihan, sementara tekanan darah serta tingkat hidrasi pemain dipantau secara teratur untuk mengetahui nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan tubuh mereka.

Dari hasil tes ini, diet dan porsi makanan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pemain.

"Di sini, kami banyak mempersonalisasi. Kami tahu berapa jumlah kebutuhan nutrisi setiap pemain. Saat makan malam, kami melakukan program pribadi," kata ahli gizi tim, Juan Morillas.

Morillas menambahkan bahwa hal ini adalah "tantangan" bagi pemain, bukan hanya karena setiap pemain punya kebutuhan berbeda-beda.

"Kami memiliki pemain dari kultur yang berbeda," ujar Morillas.

Baca juga: Striker AS Monaco: Juventus Tim Hebat, Laga Akan Berjalan Berat

Setiap pemain bisa diberi makan saat latihan atau jeda pertandingan untuk memastikan mereka mendapatkan nutrisi dengan baik meskipun jauh dari pengawasan tim medis.

Kuentz dan timnya memiliki solusi unik untuk masalah ini. Cara dia memberikan pembekalan cara memasak untuk pemain.

Tim medis dan tim nutrisi mengatasi masalah ini dengan membuat buku resep dengan judul "Recipes for Champions" dan bisa memakainya di rumah.

Mereka juga bisa mengakses aplikasi tentang bagaimana memasak makanan secara detail.

"Kami melihat bahwa banyak klub lain menghadapi situasi seperti ini. Banyak pemain yang pergi setelah latihan. Mereka pergi ke restoran dan tidak tahu harus makan apa," tuturnya Kuentz.

Gelandang Bernando Silva menjelaskan bahwa buku ini sangat bermanfaat.

"Di rumah, buku ini sangat berguna. Buku ini menjaga kami tetap sehat dan bugar, serta hal baik bagi kami. Saat peduli terhadap tubuh, permainan Anda juga sangat meningkat. Itu sangat penting," jelas Silva.

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

FIBA Women's Asia Cup 2021, Andalan Timnas Basket Putri Indonesia Cedera

FIBA Women's Asia Cup 2021, Andalan Timnas Basket Putri Indonesia Cedera

Sports
Nama Posisi dan Tugas Pemain Belakang dalam Sepak Bola

Nama Posisi dan Tugas Pemain Belakang dalam Sepak Bola

Sports
Putra David Beckham Catat Debut, Ada Aroma “Class of 92” Man United

Putra David Beckham Catat Debut, Ada Aroma “Class of 92” Man United

Liga Lain
Barcelona Ditahan Granada, Ronald Koeman Tambah Catatan Buruk

Barcelona Ditahan Granada, Ronald Koeman Tambah Catatan Buruk

Liga Spanyol
Koeman 'Sulap' Pique Jadi Penyerang Dadakan, Apa Alasannya?

Koeman "Sulap" Pique Jadi Penyerang Dadakan, Apa Alasannya?

Liga Spanyol
Jadwal Liga Italia Tengah Pekan Ini, Juventus Tersandung Lagi?

Jadwal Liga Italia Tengah Pekan Ini, Juventus Tersandung Lagi?

Liga Italia
Presiden Joko Widodo Beri Bantuan Rp 100 Juta kepada Verawaty Fajrin

Presiden Joko Widodo Beri Bantuan Rp 100 Juta kepada Verawaty Fajrin

Badminton
Performa Persib Saat Lawan Bali United Tuai Kritik, Robert Alberts Buka Suara

Performa Persib Saat Lawan Bali United Tuai Kritik, Robert Alberts Buka Suara

Liga Indonesia
Evaluasi Persebaya Usai Tumbang di Tangan PSM Makassar...

Evaluasi Persebaya Usai Tumbang di Tangan PSM Makassar...

Liga Indonesia
Jawaban Shin Tae-yong untuk Kritik Paul Munster soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia

Jawaban Shin Tae-yong untuk Kritik Paul Munster soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Dapat Peringatan Keras dari Pemerintah Yunani, Petenis Tsitsipas Akhirnya Mau Divaksinasi

Dapat Peringatan Keras dari Pemerintah Yunani, Petenis Tsitsipas Akhirnya Mau Divaksinasi

Sports
Link Live Streaming Drawing Piala AFF 2020, Indonesia Bisa Segrup dengan Malaysia

Link Live Streaming Drawing Piala AFF 2020, Indonesia Bisa Segrup dengan Malaysia

Internasional
Gerakan Memukul Bola Sambil Meloncat dalam Bola Voli

Gerakan Memukul Bola Sambil Meloncat dalam Bola Voli

Sports
Profil Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis Indonesia dengan Segudang Prestasi

Profil Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis Indonesia dengan Segudang Prestasi

Sports
Top Skor Liga Italia - Immobile Paling Subur, Ungguli Duo Inter Milan

Top Skor Liga Italia - Immobile Paling Subur, Ungguli Duo Inter Milan

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.