Kompas.com - 14/04/2017, 08:25 WIB
Manajer Manchester United, Jose Mourinho, tengah mengamati tim asuhannya dalam laga pertama babak 32 besar Liga Europa kontra Saint Etienne, di Stadion Old Trafford, Kamis (16/2/2017) waktu setempat. Pada laga itu, Manchester United menang 3-0. OLI SCARFF/AFPManajer Manchester United, Jose Mourinho, tengah mengamati tim asuhannya dalam laga pertama babak 32 besar Liga Europa kontra Saint Etienne, di Stadion Old Trafford, Kamis (16/2/2017) waktu setempat. Pada laga itu, Manchester United menang 3-0.
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengkritik keras barisan penyerang timnya karena gagal mengonversi peluang menjadi sebuah gol.

Sindiran tajam dia lontarkan seusai Man United hanya bisa bermain imbang 1-1 saat melawan Anderlecht pada leg pertama perempat final Liga Europa di Constant Vanden Stock, Kamis (13/4/2017) atau Jumat dini hari WIB.

Pada laga itu, gol bagi Setan Merah, julukan Man United, dicetak oleh Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-36. Namun, keunggulan skuad Mourinho sirna saat tim tuan rumah menyamakan kedudukan melalui tandukan keras pemain berusia 21 tahun, Leander Dendoncker.

Terkait hasil imbang itu, Mourinho mengungkapkan kritik dan kegelisahannya soal penampilan para penyerang, yakni Marcus Rashford, Zlatan Ibrahimovic, Jesse Lingard, dan Anthony Martial.

"Marcus Rashford? Saya pikir dia sama seperti yang lain (gagal mencetak gol). Jesse Lingard, Zlatan Ibrahimovic, Anthony Martial, saya pikir mereka semua sama," kata Mourinho seperti dikutip dari FourFourTwo.com.

"Ceroboh adalah kata yang tepat. Dalam bahasa Inggris saya yang 'miskin' ini, saya tidak dapat menemukan kata yang lebih baik. Kami harus bermain lebih serius," ujarnya.

Menurut pelatih asal Portugal itu, Man United seharusnya bisa "membunuh" atau menyelesaikan laga itu lebih cepat jika para penyerangnya dapat memanfaatkan peluang.

"Kami harus 'membunuh' pertandingan. Kami memiliki peluang, kontrol, tetapi kami tidak mencetak gol. Ini berisiko," ujarnya.

"Kami memiliki peluang bagus, banyak peluang, tetapi tidak menjadi gol karena keputusan yang buruk atau kontrol yang buruk. Ada keputusan yang sangat buruk," kata mantan pelatih Inter Milan, Real Madrid, dan Chelsea itu.

Hasil ini membuat pertandingan leg kedua akan sangat krusial bagi kedua tim.

Man United diuntungkan oleh gol tandang sehingga ketika menjamu Anderlecht nanti, Setan Merah hanya perlu hasil imbang tanpa gol.

Adapun Anderlecht wajib meraih kemenangan setidaknya 1-0 untuk meraih tiket ke semifinal. Leg kedua akan digelar pada Kamis (20/4/2017).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Badminton
Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Sports
Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Sports
Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Sports
Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Sports
Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Internasional
Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Sports
Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sports
Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Sports
Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Badminton
Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Sports
BREAKING NEWS, Eko Yuli Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

BREAKING NEWS, Eko Yuli Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

Sports
Melihat Progres Jakarta International Stadium, Stadion Masa Depan Persija

Melihat Progres Jakarta International Stadium, Stadion Masa Depan Persija

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X