Kompas.com - 01/11/2016, 21:47 WIB
Gelandang Napoli, Jose Callejon, merayakan golnya seusai membobol gawang Juventus di Juventus Stadium pada 29 Oktober 2016. GIUSEPPE CACACE / AFPGelandang Napoli, Jose Callejon, merayakan golnya seusai membobol gawang Juventus di Juventus Stadium pada 29 Oktober 2016.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

TURIN, KOMPAS.com - Kemenangan Juventus atas Napoli dengan skor 2-1 pada pertandingan lanjutan Serie A, Minggu (30/10/2016), masih menyisakan cerita.

Cerita menarik dari pertandingan tersebut adalah tersebarnya foto seorang suporter nekat merayakan gol Jose Callejon meskipun berada di kerumunan suporter tuan rumah yang memadati Stadion Juventus pada malam itu.

Callejon mencetak gok pada menit ke-54. Seusai mencetak gol, Callejon lari ke pinggir lapangan kemudian melompat di hadapan suporter saat merayakan golnya.

Violante yang merupakan seorang pebisnis tidak bisa menyembunyikan kebahagian melihat tim idiolanya mencetak gol. Luapan kegembiraan Violante tampak saat dia bangkit dari tempat duduk sambil mengepalkan kedua tangannya.

Aksi Violante jadi pusat perhatian suporter Juventus yang berada di sekitarnya.

"Saya satu-satunya suporter Napoli yang berada di Turin pada malam itu," kata Violante kepada Radio Marte.

Violante menceritakan bagaimana dia masuk ke stadion meskipun ada larangan dari otoritas Italia untuk suporter Napoli.

"Saya bisa masuk karena saya tamu Technogy, dan juga memiliki  beberapa kerabat," tuturnya.

Violante kemudian mengungkapkan perasaannya menjadi target umpatan dari suporter Juve saat merayakan gol Callejon.

"Saat saya merayakan gol Callejon, suporter Juve berteriak segala macam hal kepada saya. Saya tidak berpikir mereka bertindak buruk atau baik. Ultras mereka sangat agresif kepada kami," tuturnya.

Keinginan Violante melihat Napoli menahan imbang Juve akhirnya buyar. Juve akhirnya mampu menyegel kemenangan berkat gol Gonzalo Higuain pada menit ke-71.

Gol penyerang Argentina tersebut tentunya menyakitkan buat suporter Napoli mengingat Higuain pernah menjadi idola di San Paolo.

"Saya tidak lagi menghormati atau menyukai Higuain. Perlakuan dia kepada kami sangat luar biasa. Jadi, saya tidak peduli dengan golnya," ujar Violante.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X