Vujovic Bujuk Bobotoh Terima Hermawan

Kompas.com - 10/02/2016, 22:18 WIB
Bek Persib Bandung, Vladimir Vujovic. Dok. Persib BandungBek Persib Bandung, Vladimir Vujovic.
|
EditorAloysius Gonsaga AE


BANDUNG, KOMPAS.com - Bergabungnya Hermawan ke Persib Bandung menuai kritik dari bobotoh.

Bobotoh menilai bek berusia 32 tahun tersebut sebagai pembelian yang tidak bagus. Terlebih, Hermawan pernah memperkuat Arema Cronus dan PBR yang merupakan rival Maung Bandung.

Bek Persib, Vladimir Vujovic, angkat suara terkait polemik kedatangan Hermawan. Menurutnya, bobotoh perlu membuka diri terhadap siapa pun pemain yang datang untuk membela panji Maung Bandung.

Apalagi sang pemain sudah menyatakan secara terbuka bahwa dia siap berjuang di klub barunya dan meminta dukungan suporter di Bandung.

"Aku sangat berharap semua suporter Persib bisa menerima dia (Hermawan) seperti mereka menerima pemain lainnya. Dia sudah menyampaikan harapan dan menunjukkan keinginan kuat untuk membela Persib," kata Vlado. 

Bagi pria berpaspor Montenegro tersebut, Hermawan punya kualitas yang tidak kalah dengan stopper lain di Tanah Air. Vlado menilai Hermawan bisa menjadi suksesor yang tepat jika Persib gagal mendaratkan lagi Achmad Jufriyanto ke Bandung.

"Aku pikir setelah Jupe, dia akan menjadi partner yang bagus. Hermawan adalah pemain bagus, profesional sejati yang memainkan setiap pertandingan sebagai petarung," ujarnya.

Kesimpulan itu didapat Vlado karena dia melihat timnya kerap kerepotan ketika ingin mencetak gol ke gawang PBR sejak musim 2014 lalu.

Kompas TV Sriwijaya FC Rekrut 5 Pemain Eks Persib



Sumber Simamaung
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X