Alasan Djadjang Nurdjaman Mundur dari Kursi Pelatih Persib - Kompas.com

Alasan Djadjang Nurdjaman Mundur dari Kursi Pelatih Persib

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 16/07/2017, 08:37 WIB
Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman kecewa atas kekalahan timnya dari Madura United dan menganggap hal tersebut karena dikerjai wasit, Minggu (9/7/2017).KOMPAS.com/Taufiqurrahman Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman kecewa atas kekalahan timnya dari Madura United dan menganggap hal tersebut karena dikerjai wasit, Minggu (9/7/2017).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk mundur dari kursi pelatih kepala Persib sesaat setelah timnya kalah 1-2 dari Mitra Kukar, Sabtu (15/7/2017) malam.

Djanur, sapaan akrabnya, menilai keputusan tersebut sudah bulat. Bahkan, ia pun sudah meminta restu dari manajemen Persib.

"Dengan kekalahan hari ini, untuk sementara saya ingin istirahat dulu. Saya butuh resign, mundur dari kursi pelatih Persib. Saya tidak bisa mengangkat performa tim yang terus-terusan seperti ini," tutur Djanur seusai laga.

Kekalahan dari Mitra Kukar memang cukup berpengaruh terhadap keputusan Djanur. Apalagi, Persib sempat berpeluang menyamanakan kedudukan menjadi 2-2. Namun, eksekusi penalti Raphael Maitimo pada akhir laga gagal menyelamatkan Persib dari kekalahan.

Baca juga: Di SEA Games 2017, Indonesia Satu Grup dengan Thailand dan Vietnam

 

"Kami akhirnya kalah lagi meski sebetulnya bisa menyamakan kalau saja penalti masuk dan dapat satu poin. Kami mengalami situasi sulit sekali di luar kandang, tetapi di kandang juga seperti itu," ucap Djanur. 

"Anak-anak sudah berjuang dengan kondisi yang ada dengan kelelahan. Ritme dan determinasi pemain kami tidak pada level sebenarnya. Selamat kepada Mitra Kukar karena berhasil meraih tiga poin," jelasnya.

Soal mundur, ini bukan kali pertama disampaikan Djanur. Pria yang pernah menjadi asisten di Pelita Jaya tersebut mundur pasca-kekalahan 0-2 timnya dari Bhayangkara, Minggu (4/6/2017).

Namun pada 12 Juni 2017, manajemen menolak keputusan Djanur. Djanur pun kembali melatih.

Untuk keputusan Djanur yang kedua, manajemen sejauh ini belum memberikan tanggapan.

PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorJalu Wisnu Wirajati
Komentar

Terkini Lainnya

'Pahlawan Sepak Bola' dari Allianz Saksikan Bayern Vs Chelsea

"Pahlawan Sepak Bola" dari Allianz Saksikan Bayern Vs Chelsea

Internasional
Morata Debut, Chelsea Kalah dari Bayern di Singapura

Morata Debut, Chelsea Kalah dari Bayern di Singapura

Internasional
Suporter Fiorentina Kecam Bernardeschi

Suporter Fiorentina Kecam Bernardeschi

Liga Italia
Gara-gara Coret Jad Noureddine, Media Lebanon Sebut Arema Krisis Keuangan

Gara-gara Coret Jad Noureddine, Media Lebanon Sebut Arema Krisis Keuangan

Liga Indonesia
Cassano Bantah Pernyataan Istri

Cassano Bantah Pernyataan Istri

Liga Italia
Inilah 4 Aktor Kisah Transfer Neymar

Inilah 4 Aktor Kisah Transfer Neymar

Liga Spanyol
Didier Drogba Menjadi Inspirasi Morata

Didier Drogba Menjadi Inspirasi Morata

Liga Inggris
Neymar Mau Bertahan di Barcelona, asal...

Neymar Mau Bertahan di Barcelona, asal...

Liga Spanyol
Ronaldo Mengakhiri Spekulasi Masa Depannya di Real Madrid

Ronaldo Mengakhiri Spekulasi Masa Depannya di Real Madrid

Liga Spanyol
Neville Bikin Beckham dan Terry Juga Menyukai Euforia Liga 1

Neville Bikin Beckham dan Terry Juga Menyukai Euforia Liga 1

Liga Indonesia
PSIS Akan Pakai Stadion Kebundalem Kendal bila Jatidiri Diperbaiki

PSIS Akan Pakai Stadion Kebundalem Kendal bila Jatidiri Diperbaiki

Liga Indonesia
AS Monaco, 'Pasar Swalayan' yang Raup Rp 6,7 Triliun dalam 4 Tahun

AS Monaco, "Pasar Swalayan" yang Raup Rp 6,7 Triliun dalam 4 Tahun

Liga Lain
Demi Chelsea, 'Fans' Ini Tempuh Perjalanan dari Samarinda

Demi Chelsea, "Fans" Ini Tempuh Perjalanan dari Samarinda

Internasional
Benzema Bisa Menjadi Korban Tukar Guling Mbappe

Benzema Bisa Menjadi Korban Tukar Guling Mbappe

Liga Spanyol
Abaikan 'Fans', Morata Tetap Pilih Nomor 'Kutukan'

Abaikan "Fans", Morata Tetap Pilih Nomor "Kutukan"

Liga Inggris

Close Ads X