Kompas.com - 07/05/2022, 16:40 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, memastikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai homebase Persib Bandung di Liga 1 2022-2023.

Umuh mengatakan, pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Dalam pertemuan tersebut, Yana memberikan lampu hijau kepada Persib untuk bermarkas di stadion berkapasitas 38.000 kursi itu.

"Saya sudah ketemu dengan Wali Kota langsung, beliau menyampaikan bahwa GBLA mangga (silahkan) kapan mau di pakai juga. Administrasi mah sudah beres, semua tidak ada masalah," kata Umuh kepada wartawan.

Umuh pun meminta kepada seluruh Bobotoh agar tidak resah mengenai homebase Persib di kompetisi Liga 1 2022-2023. Dikatakan Umuh, proses alih kelola stadion dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung ke PT PBB pun sedang berproses.

"Jadi sudah diputuskan pemenangnya PT Persib, jadi para Bobotoh dan ini Bobotoh dari mana siapa saja saya belum tahu, jadi jangan resah jangan bermasalah, sabar semuanya ini kan ada mekanisme," tutur Umuh menegaskan.

Baca juga: Ramai Tagar #GBLAForPersib, Manajemen Persib Buka Suara

Sebelumnya Bobotoh sempat mencari kejelasan terkait Stadion GBLA sebagai homebase Persib.

Di media sosial pun sempat ramai muncul tagar #GBLAForPersib. Bahkan kabarnya, sejumlah Bobotoh akan menggelar aksi massa menuntut kejelasan tersebut.

Umuh pun meminta Bobotoh untuk tidak melakukan hal tersebut. Pasalnya, Persib sudah mendapatkan izin penggunaan Stadion GBLA.

Baca juga: Manajemen Persib Bantah Rumor Hengkangnya Frets Butuan

Tidak hanya untuk bertanding dan berlatih, dikatakan Umuh, Persib juga sudah bisa melakukan perawatan stadion secara berkala.

"Sebetulnya sudah tidak ada masalah mau dipakai sekarang juga, diperbaiki atau untuk latihan tidak ada masalah sebetulnya, sambil berjalan umpannya kalau belum ada tanda tangan MoU," tutur Umuh.

"Pemeliharaan itu kan ratusan juga, kan sudah jelas mekanismenya, sudah jelas aturannya. Jadi apa yang disepakati dengan Persib dan Pemkot itu sudah jelas, tidak ada masalah."

"Jadi tidak usah demo, ini sudah sampai di mana sudah cukup. Ada perwakilan datang lah ke kantor wali kota, ngapain demo-demo. Ada mekanisme ada aturan," kata Umuh tegas.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.