Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/01/2022, 10:00 WIB
Ahmad Zilky,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pelatih Thailand, Alexandre Polking, memuji kualitas yang dimiliki oleh Chanathip Songkrasin.

Sejatinya, Chanathip sempat kesulitan mendapatkan bentuk terbaiknya pada laga-laga penyisihan grup Piala AFF 2020.

Terbukti, pemain berjuluk Messi Jay tersebut tak mampu untuk mencatatkan assist maupun gol sepanjang bertanding bersama Thailand di fase grup.

Situasi ini terjadi lantaran pemain berusia 28 tahun itu masih beradaptasi dengan cuaca Singapura.

Hal ini pun diperkuat oleh pernyataan yang diungkapkan ayah Messi Jay, Kongphop Songkrasin.

“Anak saya tidak bisa beradaptasi (dengan cuaca) dan sakit selama beberapa hari pertama. Dia bahkan tidak bisa berlari di pertandingan melawan Filipina," kata Kongphop.

Baca juga: Timnas Diharapkan Tutup Piala AFF 2020 dengan Permainan Memikat

Meski begitu, penampilan Chanathip meningkat saat mentas bersama timnas Thailand di partai semifinal dan final Piala AFF 2020.

Pertandingan Vietnam vs Thailand di leg pertama semifinal Piala AFF 2020 menjadi titik balik performa Messi Jay.

Chanathip sukses menyarangkan dua gol ke gawang Vietnam kawalan Tran Nguyen Manh pada menit ke-14 dan 23.

Dwigol yang dikemas Chanathip ini pun sekaligus mengantarkan Thailand ke final Piala AFF 2020.

Sebab, pada leg kedua semifinal Piala AFF, laga Thailand vs Vietnam berakhir tanpa pemenang alias imbang 0-0.

Baca juga: Pemain Timnas Indonesia Dilirik Klub Korsel hingga Eropa, Ini Tanggapan Shin Tae-yong

Kemudian, kinerja Chanathip semakin meningkat kala membela Thailand di babak final Piala AFF.

Betapa tidak, Chanathip kembali mencatatkan dua gol atas namanya saat bertanding melawan timnas Indonesia.

Kapten tim beralias Gajah Perang tersebut menjebol gawang timnas Indonesia pada menit ke-2 dan 52.

Performa impresif yang ditampilkan oleh Chanathip selama berlaga di Piala AFF ini merupakan buah pengalamannya berkarier di Jepang bersama Hokkaido Consadole Sapporo.

Bersama Sapporo, Chanathip telah mencatatkan 15 gol dan 22 assist dari 123 kali kesempatan mentas.

Baca juga: 4 Pilar Timnas Indonesia Masuk Nomine Pemain Depan dan Gelandang Terbaik Piala AFF 2020

Tak ayal, penampilan ciamik Chanatip ini mendatangkan pujian dari pelatih Thailand, Mano Polking.

Mano Polking mengatakan bahwa kehadiran Chanathip di dalam tim selalu membawa aura positif.

“Dia telah membuktikan kelasnya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Chanatip memiliki momen-momen genius,” tutur Mano Polking, dikutip dari The Thao 247.

“Apa yang disumbangkan Chanathip di dalam lapangan selalu membawa hal positif bagi seluruh tim Thailand. Dia adalah mahakarya. Dia bisa menjadi contoh bagi pemain lain yang ingin berkarier di luar negeri.”

Berikutnya Chanathip dkk akan bertanding di leg kedua final Piala AFF 2020 melawan timnas Indonesia.

Dalam jadwal final Piala AFF, pertandingan timnas Indonesia vs Thailand bakal diselenggarakan di Stadion Nasional pada Sabtu (1/1/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Babak I Persebaya Vs Persija: Tercipta 2 Gol Indah, Skor Imbang 1-1

Babak I Persebaya Vs Persija: Tercipta 2 Gol Indah, Skor Imbang 1-1

Liga Indonesia
Erik ten Hag Jawab Kans Jadon Sancho Main Lagi untuk Man United

Erik ten Hag Jawab Kans Jadon Sancho Main Lagi untuk Man United

Liga Inggris
Ingat Kerusuhan di Tangerang, Persib Imbau Bobotoh Tak Memaksakan Away Day ke Bali

Ingat Kerusuhan di Tangerang, Persib Imbau Bobotoh Tak Memaksakan Away Day ke Bali

Liga Indonesia
Eks Pelatih Termuda IBL Andre Yuwadi Meninggal Dunia, Basket Tanah Air Berduka

Eks Pelatih Termuda IBL Andre Yuwadi Meninggal Dunia, Basket Tanah Air Berduka

Sports
Dengan 'Alat Perang' Baru, Andy Wibowo Siap Berprestasi di Triathlon

Dengan "Alat Perang" Baru, Andy Wibowo Siap Berprestasi di Triathlon

Liga Indonesia
Link Live Streaming Persebaya Vs Persija di Liga 1, Kickoff 15.00 WIB

Link Live Streaming Persebaya Vs Persija di Liga 1, Kickoff 15.00 WIB

Liga Indonesia
Tingginya Animo Peserta di SAC Indonesia East Java Qualifiers

Tingginya Animo Peserta di SAC Indonesia East Java Qualifiers

Liga Indonesia
Persib Bandung Vs Persik, Memori Haru Kemenangan Pertama Maung Musim Ini

Persib Bandung Vs Persik, Memori Haru Kemenangan Pertama Maung Musim Ini

Liga Indonesia
Grand Final Livoli Divisi Utama 2023 Putri Dipastikan Sengit dan Seru

Grand Final Livoli Divisi Utama 2023 Putri Dipastikan Sengit dan Seru

Liga Indonesia
Persebaya Vs Persija, Tekad Macan Kemayoran Berpotensi Bikin Bajul Ijo Kehilangan 2 Poin

Persebaya Vs Persija, Tekad Macan Kemayoran Berpotensi Bikin Bajul Ijo Kehilangan 2 Poin

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals 2023, Jonatan Mengejar Target Awal ke Semifinal

BWF World Tour Finals 2023, Jonatan Mengejar Target Awal ke Semifinal

Badminton
Garnacho Belajar dari Kesalahan, Erik ten Hag Bicara Perubahan Sikap

Garnacho Belajar dari Kesalahan, Erik ten Hag Bicara Perubahan Sikap

Liga Inggris
Henhen Herdiana Canggung Jalani 'Comeback' Bersama Persib

Henhen Herdiana Canggung Jalani "Comeback" Bersama Persib

Liga Indonesia
4 Fakta Menarik Jelang Laga Klasik Liga 1 Persebaya Vs Persija

4 Fakta Menarik Jelang Laga Klasik Liga 1 Persebaya Vs Persija

Liga Indonesia
Persis Store Ciptakan Brand Luwes, Menjangkau Semua Kalangan

Persis Store Ciptakan Brand Luwes, Menjangkau Semua Kalangan

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com