Kompas.com - 19/08/2021, 11:40 WIB
Persebaya Surabaya latihan rutin di Stadion Gelora 10 November, Selasa (04/05/2021) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPersebaya Surabaya latihan rutin di Stadion Gelora 10 November, Selasa (04/05/2021) sore.

SURABAYA, KOMPAS.com - Dengan adanya perizinan dan restu kompetisi dari BNPB dan kepolisian, Liga 1 2021-2022 selangkah lagi bergulir.

Manager meeting akan menjadi agenda terakhir sebelum kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia tersebut bangun dari tidur panjangnya.

Kini, 18 klub peserta sedang menantikan tindak lanjut penyelenggaraan pertemuan yang akan membahas regulasi dan jadwal Liga 1.

Karena hal itu bersifat penting dan mengikat, Persebaya Surabaya berharap manager meeting diselenggarakan tatap muka langsung dengan dihadiri seluruh stakeholder Liga 1.

Baca juga: Sudah Suntik Vaksin, 4 Pemain Asing Persebaya Bisa Main di Liga 1

"Regulasi belum, jadwal belum kami dapatkan, termasuk agenda meeting," ujar sekretaris tim, Ram Surahman.

"Persebaya meminta ke PT LIB agar agenda meeting bisa diselenggarakan tatap muka, tidak online karena banyak hal yang masih belum detail dan jelas," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alasan efektivitas menjadi pertimbangan utama. Sebab, rapat secara virtual tidak terlalu efektif dalam melakukan diskusi dua arah.

Terlebih lagi, pembahasan kali ini menyangkut hal-hal yang mengikat secara langsung terhadap perjalanan kompetisi.

Selain itu, pastinya akan banyak lagi pertanyaan dari banyak pihak yang berhubungan langsung.

Karena itu, dibutuhkan komunikasi dua arah yang efektif untuk bisa meningkatkan kualitas jawaban dan kepahaman.

Baca juga: Mantan Striker Persija Jadi Pertaruhan Besar Persela di Liga 1 2021

“Harapan kami sih semua detail jelas. Nanti, ketika masuk tanggal 27 sudah jelas dan clear, tidak ada lagi pertanyaan-pertanyaan," tutur pria yang biasa disapa Ram itu.

"Sebab, saat ini masih banyak pertanyaan. Salah satunya kami mengajukan ke PSSI soal beberapa catatan di regulasi marketing, jadi kami sudah mengajukan beberapa catatan. Ada beberapa catatan yang menurut kami kurang pas, maka kami sampaikan," ujarnya.

"Jadi, hal-hal seperti itu, kami berharap detail sebelum kompetisi dimulai," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.