Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompetisi Tak Jelas, Arema FC Berdayakan Pemain Asing ke Sektor Lain

Kompas.com - 18/07/2021, 13:00 WIB
Suci Rahayu,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Penundaan kompetisi tak menghalangi Arema FC untuk terus melengkapi anggota timnya, termasuk mendatangkan pemain asing.

Meski Liga 1 2021 belum pasti kapan diselenggarakan, kehadiran pemain-pemain asing mendatangkan keuntungan bagi tim berjuluk Singo Edan itu.

Saat ini, Arema FC sudah memiliki tiga pemain asing, yakni Renshi Yamaguchi, Adilson Maringa, dan Carlos Cortes.

Rencananya masih akan ada satu lagi pemain asing yang akan didatangkan untuk mengisi posisi bek.

Di sisi lain, debut pemain-pemain asing ini dipastikan tertunda seiring dengan penundaan kompetisi yang rencananya baru bisa bergulir pada akhir Agustus nanti.

Presiden klub Arema FC Gilang Widya Pramana sudah menyiapkan program khusus untuk memaksimalkan kehadiran pemain-pemain tersebut.

Baca juga: Arema FC Gembira Banyak Pihak Dukung Liga 1 Bergulir Kembali

Sebagai pemain mancanegara, pemain-pemain ini punya citra khusus yang berpotensi menjadi pusat perhatian.

Keunggulan tersebut yang coba dikelola Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana untuk keuntungan branding dan sponsor.

"Iya kalau secara tim pemain-pemain asing pasti akan membantu performa tim, lebih memperkuat tim kami," kata Gilang Widya Pramana.

"Kalau arah bisnis nantinya mereka juga akan saya kontak di brand ambassador-nya MS Glow For Men, biar mereka juga ada pemasukan dan juga bisa membantu mereka di sini," katanya.

Semenjak masuknya Gilang Widya Pramana, Arema FC semakin fokus mengeksplorasi potensi-potensi klub di luar lapangan.

Baca juga: Alasan Pelatih Banyak Boyong Pemain Liga Portugal ke Arema FC

Selain pemain asing, beberapa anggota tim lain juga sudah didapuk menjadi brand ambassador perusahan kosmetik yang dikelolanya, seperti pemain Arema FC Putri Safira Ika Putri Kartini, Kushedya Hari Yudo, Dendi Santoso, Seiya da Costa, Jhon Alfarizi, dan Bramantia Ramadhan Heriansyah.

Meskipun demikian, Gilang Widya Pramana menegaskan tanggung jawab pemain tetap berada di lapangan.

Dia pun berharap pendapatan tambahan ini tidak mengurangi marwah mereka sebagai pesepak bola.

"Harapan saya setiap pertandingan dianggap sebagai final dan pemain benar-benar menunjukkan performa terbaiknya," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadwal Liga Spanyol, El Clasico Real Madrid Vs Barcelona

Jadwal Liga Spanyol, El Clasico Real Madrid Vs Barcelona

Liga Spanyol
Saat Legenda Timnas Indonesia 'Angkat Topi' untuk Ernando Ari...

Saat Legenda Timnas Indonesia "Angkat Topi" untuk Ernando Ari...

Timnas Indonesia
Klopp Pulang Tanpa Keajaiban, Liverpool Terbentur Hati 'Sang Dewi'

Klopp Pulang Tanpa Keajaiban, Liverpool Terbentur Hati "Sang Dewi"

Liga Lain
Piala Asia U23 2024, Syarat Timnas U23 Indonesia Lolos ke Perempat Final

Piala Asia U23 2024, Syarat Timnas U23 Indonesia Lolos ke Perempat Final

Timnas Indonesia
Rapuhnya Pertahanan Arema FC...

Rapuhnya Pertahanan Arema FC...

Liga Indonesia
Persib Vs Persebaya, Bek Maung Waspada meski Bajul Ijo Tanpa Top Skor

Persib Vs Persebaya, Bek Maung Waspada meski Bajul Ijo Tanpa Top Skor

Liga Indonesia
Pesan STY yang Picu Hasil Bersejarah Timnas Indonesia di Piala Asia U23

Pesan STY yang Picu Hasil Bersejarah Timnas Indonesia di Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Xabi Alonso Ucap 'Roma, Roma, Roma', De Rossi Cium Aroma Balas Dendam

Xabi Alonso Ucap "Roma, Roma, Roma", De Rossi Cium Aroma Balas Dendam

Liga Lain
Timnas Indonesia Bekuk Australia, Asa ke Olimpiade 2024 Terjaga

Timnas Indonesia Bekuk Australia, Asa ke Olimpiade 2024 Terjaga

Timnas Indonesia
Milan Dilibas 10 Pemain Roma, Langsung 'Disidang' Ultras di Olimpico

Milan Dilibas 10 Pemain Roma, Langsung "Disidang" Ultras di Olimpico

Liga Lain
Persib Vs Persebaya, Saat Bojan Hodak Rasakan Tekanan Berbeda...

Persib Vs Persebaya, Saat Bojan Hodak Rasakan Tekanan Berbeda...

Liga Indonesia
5 Fakta Menarik Indonesia Bekuk Australia, Mental dan Ernando Pembeda

5 Fakta Menarik Indonesia Bekuk Australia, Mental dan Ernando Pembeda

Timnas Indonesia
Cara Bertahan Timnas U23 Indonesia yang Perpanjang Kebuntuan Australia

Cara Bertahan Timnas U23 Indonesia yang Perpanjang Kebuntuan Australia

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Australia: Komang Teguh Ubah Ketegangan Jadi Kelegaan

Indonesia Vs Australia: Komang Teguh Ubah Ketegangan Jadi Kelegaan

Timnas Indonesia
STY Sorot Aksi Ernando Ari, Indonesia Sukses Bikin Australia Frustrasi

STY Sorot Aksi Ernando Ari, Indonesia Sukses Bikin Australia Frustrasi

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com