Dokter Penyelamat Eriksen Ternyata Eks Pebulu Tangkis, Pernah Lawan Taufik Hidayat

Kompas.com - 16/06/2021, 06:00 WIB
Para pemain Denmark saling menjaga saat paramedis merawat gelandang Christian Eriksen (tidak terlihat) dalam laga Grup B UEFA Euro 2020 antara Denmark dan Finlandia di Stadion Parken di Kopenhagen pada 12 Juni 2021. AFP/WOLFGANG RATTAYPara pemain Denmark saling menjaga saat paramedis merawat gelandang Christian Eriksen (tidak terlihat) dalam laga Grup B UEFA Euro 2020 antara Denmark dan Finlandia di Stadion Parken di Kopenhagen pada 12 Juni 2021.

KOMPAS.com - Dua dokter yang ikut membantu menyelamatkan Christian Eriksen ketika kolaps di lapangan, Morten Boesen dan Anders Boesen, ternyata adalah mantan pebulu tangkis profesional.

Uniknya, Anders Boesen pernah menghadapi legenda tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat, ketika masih berkarier.

Morten Boesen dan Anders Boesen dalam sepekan terakhir sering dibicarakan karena aksi heroiknya menyelamatkan nyawa bintang timnas Denmark, Christian Eriksen.

Momen itu terjadi saat Denmark menghadapi Finlandia pada laga Grup B Euro 2020 yang dihelat di Stadion Parken, Kopenhagen, pada Sabtu (12/6/2021).

Morten Boesen saat itu sedang bertugas sebagai kepala dokter tim timnas Denmark.

Di sisi lain, Anders Boesen yang merupakan adik kandung dari Morten Boesen merupakan dokter UEFA yang ditugaskan di Stadion Parken.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Christian Eriksen Kabarkan Kondisinya Usai Kolaps di Laga Denmark Vs Finlandia

Ketika melihat Christian Eriksen kolaps tidak sadarkan diri pada akhir babak pertama, Anders Boesen dan Marten Boesen langsung bergegas berlari masuk ke lapangan.

Mereka berlari membawa peralatan medis dan langsung memberi pertolongan CPR atau resusitasi jantung ke Eriksen.

Dikutip dari situs Daily Mail, Christian Eriksen saat itu mengalami cardiac arrest atau keadaan jantung berhenti berdetak.

Christian Eriksen pada akhirnya selamat dan tersadar setelah sekitar 15 menit dirawat di lapangan.

Pemain berusia 29 tahun itu kemudian langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Menurut pihak FA Denmark, kondisi Christian Eriksen terus berangsur pulih dan membaik meskipun masih harus dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Heroik Bantu Eriksen, Simon Kjaer Akan Terima Ban Kapten AC Milan

Setelah Christian Eriksen dipastikan selamat, publik terus memuji Anders Boesen, Morten Boesen, dan juga kapten timnas Denmark, Simon Kjaer.

Ketiganya bersama petugas medis lainnya kini dianggap sebagai pahlawan karena sudah bertindak cepat dan tepat untuk menyelamatkan nyawa Christian Eriksen.

Namun, siapa sangka Morten Boesen dan Anders Boesen adalah mantan pebulu tangkis profesional Denmark.

Dikutip dari salah satu media Denmark, Ekstra Bladet, Morten Boesen dan Anders Boesen memulai karier profesional sebagai pebulu tangkis pada awal 1990-an.

Morten Boesen bisa dikatakan tidak beruntung karena terpaksa pensiun pada 2000 setelah mengalami cedera lutut yang serius.

Di sisi lain, Anders Boesen memiliki karier yang lebih cemerlang dari kakaknya.

Pria kelahiran 6 Maret 1976 itu tercatat pernah menduduki ranking ketiga dunia di sektor tunggal putra.

Baca juga: Denmark Harus Tetap Tanding Usai Eriksen Kolaps, Schmeichel Kritik UEFA

Pada masa mudanya, Anders Boesen bersaing sangat ketat dengan legenda tunggal putra Denmark, Peter Gade.

Salah satu fakta menarik dari kerier Anders Boesen adalah dirinya pernah bertemu dengan legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat.

Tunggal putra Denmark, Anders Boesen, saat menghadapi Taufik Hidayat pada pertandingan ketiga semfinal Piala Thomas 2020 yang dihelat di Guangzhou, China, pada 17 Mei 2002.AFP/ PETER PARKS Tunggal putra Denmark, Anders Boesen, saat menghadapi Taufik Hidayat pada pertandingan ketiga semfinal Piala Thomas 2020 yang dihelat di Guangzhou, China, pada 17 Mei 2002.

Dua pertemuan ikonik Anders Boesen dan Taufik Hidayat terjadi pada 16 besar All England 2001 dan semifinal Piala Thomas 2002.

Pada 16 besar All England 2001, Anders Boesen sukses menumbangkan Taufik Hidayat secara straight game dengan skor 15-13 dan 15-10.

Satu tahun berselang, Taufik Hidayat membalas pada semifinal Piala Thomas 2002.

Bermain pada pertandingan ketiga, Taufik Hidayat menang secara dramatis.

Kemenganan Taufik Hidayat langsung mengantar Indonesia ke final Piala Thomas 2002 berkat keunggulan 3-0 atas Denmark.

Baca juga: Meski Sudah Pulih, Christian Eriksen Diprediksi Tak Bisa Bermain Lagi

Indonesia kemudian sukses membawa pulang Piala Thomas 2002 ke Tanah Air setelah menumbangkan rivalnya, Malaysia, di partai puncak dengan skor tipis 3-2.

Empat tahun setelah kalah dari Taufik Hidayat pada semifinal Piala Thomas 2002, Anders Boesen memutuskan gantung raket.

Anders Boesen pensiun pada 2006 dan langsung melanjutkan pendidikan kedokteran atau medis yang sudah dia ambil ketika masih menjadi pebulu tangkis.

Pada 2008, Anders Boesen mulai bekerja sebagai salah satu dokter tim raksasa sepak bola Denmark, F.C Copenhagen.

Di sisi lain, Morten Boesen juga pernah bekerja di F.C Copenhagen sebelum akhirnya menjadi dokter timnas Denmark pada 2018 hingga saat ini.

Morten Boesen dan Anders Boesen bukan satu-satunya contoh dari fenomena mantan pebulu tangkis Denmark yang mengambil pendidikan ilmu kedokteran atau medis.

Baca juga: Dokter Timnas Denmark Ungkap Christian Eriksen Alami Henti Jantung

Niels Christian Kaldau dan mantan juara dunia tunggal putra, Peter Rasmussen, adalah dua eks pebulu tangkis Denmark lainnya yang juga pernah mengenyam pendidikan kedokteran atau medis.

Aksi heroik Morten Boesen dan Anders Boesen saat menyelamatkan Eriksen juga mendapat perhatian dari legenda ganda putra Denmark, Mathias Boe.

Peraih medali perak Olimpiade Londond 2012 itu memuji Morten Boesen dan Anders Boesen karena sudah bertindak sangat tepat dan cepat untuk menyelamatkan Christian Eriksen.

"Saya sangat kagum melihat bagaiman tim medis yang ada di stadion bertindak. Saya juga bangga sebagai mantan pebulu tangkis karena Morten dan Anders ikut terlibat menyelamatkan Eriksen," kata Mathias Boe dikutip dari Indian Express.

"Morten dan Anders dikenal selalu berlatih keras ketika masih menjadi pemain. Morten dan Anders adalah seoran petarung saat masih menjadi pebulu tangkis," tutur Mathias Boe.

"Saya sangat bersyukur Morten dan Anders ada di sana untuk menyelamatkan Christian Eriksen," ucap Mathias Boe menambahkan.

Baca juga: Selain Christian Eriksen, Berikut 6 Pemain Bola yang Pernah Kolaps di Tengah Pertandingan

Pujian serupa juga diungkapkan oleh kiper timnas Denmark, Kasper Schmeichel.

Pemain milik Leicester City itu tidak ragu menyebut Morten dan Anders sebagai pahlawan karena telah menyelamatkan Christian Eriksen.

"Kinerja tim medis, Anders, dan Morten sangat luar biasa. Saya tidak pernah melihat kejadian seperti itu," kata Schmeichel dikutip dari situs Ekstra Bladet.

"Anders dan Morten terlihat sangat tenang di bawah tekanan. Mereka bertindak secara profesional," ucap Schmeichel.

"Anders, Morten, dan semua orang yang datang ke lapangan adalah pahlawan di mata kita. Mereka bekerja sangat profesional ketika seluruh dunia menyaksikan. Itu adalah sebuah keajaiban," ujar Schmeichel menambahkan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali United Vs Persib, Maung Bandung Belum Berniat Lakukan Rotasi

Bali United Vs Persib, Maung Bandung Belum Berniat Lakukan Rotasi

Liga Indonesia
Pandemi Covid-19 Jadi Tantangan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Pandemi Covid-19 Jadi Tantangan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Bali United Vs Persib, Bek Serdadu Tridatu Bicara Target 15 Poin di Seri Pertama

Bali United Vs Persib, Bek Serdadu Tridatu Bicara Target 15 Poin di Seri Pertama

Liga Indonesia
Stadion Etihad Sepi, Pep Guardiola dan Pentolan Fans Man City Perang Kata-kata

Stadion Etihad Sepi, Pep Guardiola dan Pentolan Fans Man City Perang Kata-kata

Liga Inggris
Pelatih Persib Waspadai Kualitas Pemain Asing Baru Bali United

Pelatih Persib Waspadai Kualitas Pemain Asing Baru Bali United

Liga Indonesia
Mulai Musim 2021-2022, Bayern Muenchen Menyasar Fans Asia

Mulai Musim 2021-2022, Bayern Muenchen Menyasar Fans Asia

Bundesliga
Menpora Minta Kalteng Putra Segera Lunasi Tunggakan Gaji I Gede Sukadana dkk

Menpora Minta Kalteng Putra Segera Lunasi Tunggakan Gaji I Gede Sukadana dkk

Liga Indonesia
Profil Youssef Ezzejjari, Striker Persik Kediri Asal Spanyol

Profil Youssef Ezzejjari, Striker Persik Kediri Asal Spanyol

Sports
Waktu Latihan Gabungan FP1 dan FP2 MotoGP San Marino 2021

Waktu Latihan Gabungan FP1 dan FP2 MotoGP San Marino 2021

Motogp
Perayaan Satu Dekade, ONE Championship Gelar Laga Hybrid Bertajuk ONE X

Perayaan Satu Dekade, ONE Championship Gelar Laga Hybrid Bertajuk ONE X

Sports
Hasil FP2 MotoGP San Marino - Zarco Tercepat, Rider-rider Yamaha Menderita

Hasil FP2 MotoGP San Marino - Zarco Tercepat, Rider-rider Yamaha Menderita

Motogp
Hasil Persikabo 1973 Vs Persik, Puasa Laskar Padjadjaran Berlanjut

Hasil Persikabo 1973 Vs Persik, Puasa Laskar Padjadjaran Berlanjut

Liga Indonesia
PON XX Papua 2021, Terus Berlangsung Maksimalisasi Pencegahan Pandemi Covid-19 di 4 Klaster Penyelenggara

PON XX Papua 2021, Terus Berlangsung Maksimalisasi Pencegahan Pandemi Covid-19 di 4 Klaster Penyelenggara

Sports
Penjelasan I Gede Sukadana soal Sindiran Tunggakan Gaji Kalteng Putra

Penjelasan I Gede Sukadana soal Sindiran Tunggakan Gaji Kalteng Putra

Liga Indonesia
Perencanaan Finansial Fachrudin Aryanto dalam Menjalani Karier

Perencanaan Finansial Fachrudin Aryanto dalam Menjalani Karier

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.