Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Timnas U17 Putri Indonesia Petik Pelajaran Berharga, Semangat Tak Patah

Kompas.com - 10/05/2024, 14:30 WIB
Leonardo Juan Ruiz Febrian,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kiper Timnas U17 Putri Indonesia, Gadhiza Asnanza, mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari dua laga di Grup A Piala Asia U17 Putri 2024.

Timnas U17 Putri Indonesia baru saja menelan kekalahan 0-12 dari Korea Selatan dalam petandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (9/5/2024).

Gawang Indonesia yang dijaga Gadhiza dibobol lima gol pada paruh pertama melalui aksi Kim Hyo-won (13’), Han Guk-hee (33’), Beom Ye-ju (39’), Park Ji-yu (41’), dan Won Ju-eun (45+3’).

Korea Selatan menambah keunggulan di babak kedua melalui kontribusi Won Ju-eun (50’, 60’, 86’), Kim Yee-eun (59’), Baek Ji-eun (80’, 83’), dan Seo Min-jeong (90+3’).

Sebelum takluk dari Korsel, Garuda Pertiwi juga harus mengakui keunggulan 1-6 dari Filipina pada laga pembuka Grup A Piala Asia U17 Putri.

"Ya, kami sudah bekerja keras, dari menit awal hingga akhir, namun memang belum rejekinya," kata Asnanza, dikutip dari situs PSSI.

"Pelajaran yang bisa kami petik, ini mental harus lebih ditingkatkan lagi, karena mental itu penting buat kami, karena tidak ada yang bisa mengalahkan mental selain diri sendiri," tutur Asnanza.

Baca juga: Timnas U17 Putri Indonesia Vs Korea Selatan: Garuda Pertiwi Matangkan Komunikasi

Gadhiza Asnanza menilai banyak catatan yang diterima tim dalam laga semalam melawan Korsel.

"Banyak evaluasinya dari laga tadi, depan ke belakang, karena memang juga kita bisa dibilang kalah jauh, semuanya harus diperbaiki, dari kiper, pemain belakang, tengah dan depan," tuturnya.

Juru taktik timnas U17 Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, mengapresiasi perjuangan yang telah dilakukan Garuda Pertiwi.

Satoru mengutarakan kepintaran pemain Korea Selatan untuk mencari ruang menjadi kunci kemenangan mereka.

Baca juga: Hasil Timnas U17 Putri Indonesia Vs Filipina: Claudia Scheunemann Cetak Gol, Garuda Pertiwi Tumbang

"Jadi itu merepotkan kami. Saat masuk babak kedua, pertahanan kita agak goyang, mestinya mereka saling komunikasi, supaya tidak kebobolan kelima kalinya," kata Satoru.

Pria berusia 59 tahun ini pun berharap Srikandi Indonesia bisa bangkit di satu laga tersisa.

"Yang paling penting satu hal, walau mereka kalah di dua pertandingan ini, tetap semangat, tidak down. Jadi di pertandingan berikutnya bisa jauh lebih baik lagi," ucapnya.

Indonesia dijadwalkan berduel dengan Korea Utara pada Minggu (12/5/2024) pada partai terakhir fase grup Piala Asia U17 Putri 2024.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Timnas Indonesia (@timnas.indonesia)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

SSB Blles Academy Bawa Gaya Brasil, Misi Khusus Luciano Leandro untuk Indonesia

SSB Blles Academy Bawa Gaya Brasil, Misi Khusus Luciano Leandro untuk Indonesia

Sports
Alasan Southgate Panggil Pemain Muda Inggris untuk Pemusatan Latihan Euro 2024

Alasan Southgate Panggil Pemain Muda Inggris untuk Pemusatan Latihan Euro 2024

Internasional
Latih Bayern, Kompany Bakal Rekrut 4 Pemain Ini

Latih Bayern, Kompany Bakal Rekrut 4 Pemain Ini

Bundesliga
Indonesia Finis Ke-5 dalam Asian Relays Championships 2024, Persiapan SEA Games 2025

Indonesia Finis Ke-5 dalam Asian Relays Championships 2024, Persiapan SEA Games 2025

Olahraga
Daftar Skuad Irak Saat Melawan Timnas Indonesia

Daftar Skuad Irak Saat Melawan Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Putri KW Lolos ke 8 Besar Malaysia Masters 2024, Prinsip Jadi Kunci Kemenangan

Putri KW Lolos ke 8 Besar Malaysia Masters 2024, Prinsip Jadi Kunci Kemenangan

Badminton
Malaysia Masters 2024: Lolos Perempat Final, Rehan/Lisa Sempat Buru-buru dan Takut

Malaysia Masters 2024: Lolos Perempat Final, Rehan/Lisa Sempat Buru-buru dan Takut

Badminton
Final Championship Series Liga 1, 'Cocoklogi' Persib Juara 1994, 2014, Dejavu 2024?

Final Championship Series Liga 1, "Cocoklogi" Persib Juara 1994, 2014, Dejavu 2024?

Liga Indonesia
Hasil Malaysia Masters 2024: Putri KW dan Rehan/Lisa ke Perempat Final

Hasil Malaysia Masters 2024: Putri KW dan Rehan/Lisa ke Perempat Final

Badminton
Bek Selangor FC Jadi Korban Perampokan, Kehilangan Motor hingga Paspor

Bek Selangor FC Jadi Korban Perampokan, Kehilangan Motor hingga Paspor

Internasional
Kieran McKenna Tertarik ke Chelsea, Siap Gantikan Pochettino

Kieran McKenna Tertarik ke Chelsea, Siap Gantikan Pochettino

Liga Inggris
Lookman Bawa Atalanta Juara, Ada Peran Gasperini dan Keluarga

Lookman Bawa Atalanta Juara, Ada Peran Gasperini dan Keluarga

Internasional
Maarten Paes 'Tak Terkalahkan', 8 Penyelamatan bagi FC Dallas

Maarten Paes "Tak Terkalahkan", 8 Penyelamatan bagi FC Dallas

Liga Lain
Jadwal Final Championship Series Persib Vs Madura United Akhir Pekan Ini

Jadwal Final Championship Series Persib Vs Madura United Akhir Pekan Ini

Liga Indonesia
Jadwal Malaysia Masters 2024, 7 Wakil Indonesia Tanding di 16 Besar

Jadwal Malaysia Masters 2024, 7 Wakil Indonesia Tanding di 16 Besar

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com