Di Balik European Super League, Ada Kebohongan Konstan Bos Juventus

Kompas.com - 20/04/2021, 04:20 WIB
Presiden Juventus Andrea Agnelli memeluk para pemain pasca-kekalahan dari Real Madrid pada laga final Liga Champions, Sabtu (3/6/2017). Dok. JuventusPresiden Juventus Andrea Agnelli memeluk para pemain pasca-kekalahan dari Real Madrid pada laga final Liga Champions, Sabtu (3/6/2017).
|

KOMPAS.com - Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, tak bisa menyembunyikan sakit hatinya kepada bos Juventus, sekaligus orang penting di balik ide European Super League, Andrea Agnelli.

Aleksander Ceferin mengaku dibuat kecewa oleh kebohongan konstan yang keluar dari mulut Presiden Juventus, Andrea Agnelli.

Selain menjabat sebagai orang nomor satu Juventus, Andrea Agnelli juga sempat menduduki kursi Presiden ECA (Asosiasi Klub Eropa).

Agnelli lantas meninggalkan jabatannya sebagai Presiden ECA, nyaris bersamaan dengan deklarasi penyelenggaraan European Super League oleh 12 klub pendiri pada Senin (19/4/2021).

European Super League merupakan liga sempalan yang dicetuskan oleh 12 klub elite Benua Biru, yakni Man United, Man City, Liverpool, Chelsea, Arsenal, Tottenham Hotspur, Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid, Juventus, AC Milan, dan Inter Milan.

Baca juga: Terlibat European Super League, Man United Menjijikkan, Liverpool Pura-pura YNWA

Liga tertutup tersebut rencananya dihelat pada Agustus mendatang dan digelar setiap tengah pekan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keberadaan European Super League jelas mengancam tatanan kompetisi yang selama ini sudah berjalan teratur di bawah payung UEFA dan badan penyelenggara liga di masing-masing negara.

Agnelli dalam kapasitas sebagai Presiden ECA, semestinya menjadi penyambung lidah bagi klub-klub Eropa yang tak punya otot finansial kuat seperti Barcelona atau Juventus.

Namun, pada faktanya, Agnelli memilih mundur dari ECA dan membelot untuk membuat liga sempalan bertajuk European Super League yang sangat berpihak kepada klub-klub tajir.

Kontan aksi Agnelli tersebut membuat geram Aleksander Ceferin, selaku Presiden UEFA.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.