Kompas.com - 07/04/2021, 09:47 WIB
General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo. KOMPAS.com/Suci RahayuGeneral Manajer Arema FC, Ruddy Widodo.

MALANG, KOMPAS.com - General manager Arema FC, Ruddy Widodo, memastikan tidak akan melakukan perjudian dengan merekrut pelatih hijau jelang Liga 1 2021.

Pelatih hijau yang dimaksud adalah sosok baru di Liga Indonesia atau belum memiliki pengalaman berkompetisi di Tanah Air sebelumnya.

Singo Edan tak ingin setengah-setengah menyongsong Liga 1 2021.

Kegagalan di Piala Menpora 2021 membuat Arema FC harus melakukan banyak evaluasi.

Salah satu sorotan adalah posisi pelatih kepala yang dirasa gagal mengeluarkan kemampuan terbaik Dedik Setiawan dkk.

Akibatnya, muncul desakan kepada manajemen untuk merekrut pelatih yang benar-benar punya kualitas di bidangnya.

Baca juga: Kandas di Piala Menpora, Arema FC Rombak Tim, Termasuk Pelatih

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanpa ini pun manajemen mawas diri. Ruddy Widodo membenarkan pelatih menjadi kebutuhan mendesak yang diprioritaskan.

Alhasil, Arema FC tidak mau coba-coba dalam penunjukkan ini.

Mematok standar tinggi, Arema FC tidak hanya membutuhkan skuad yang siap luar dalam, tetapi juga pelatih yang bisa membawa Singo Edan melesat garang.

“Ya, memang seharusnya begitu (Arema dilatih sosok mumpuni). Harapannya, pelatih yang sudah paham betul sepak bola Indonesia,” tutur pria berkacamata tersebut.

"Artinya, sudah pengalaman di Indonesia maksimal di ASEAN. Bukan baru datang di Indonesia."

Johan Ahmad Alfarizi (kiri) Rizki Dwi (tengah) dan Jayus Hariono (kanan) mengikuti latihan perdana bersama Arema FC untuk persiapan Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (22/02/2021) sore.KOMPAS.com/Suci Rahayu Johan Ahmad Alfarizi (kiri) Rizki Dwi (tengah) dan Jayus Hariono (kanan) mengikuti latihan perdana bersama Arema FC untuk persiapan Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (22/02/2021) sore.

“Makanya, kalau saya disodori muka baru itu bukannya meremehkan, Cuma mereka kan jadi harus belajar lagi, adaptasi lagi,” imbuhnya.

"Mending yang sudah menangani tim Indonesia."

Ruddy Widodo sendiri mengatakan pihaknya sudah memiliki gambaran siapa pelatih baru yang akan memimpin Dendi Santoso dkk.

Bahkan, manajemen sudah melakukan langkah konkrit dengan menjalin komunikasi intens.

“Memang sudah ngomong sama direksi, satu dua hari ini menunggu pelatih kepala yang memang terus saya kejar,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.