Kiper Man United Ungkap Alasan Penalti Bruno Fernandes Sulit Ditepis

Kompas.com - 30/01/2021, 20:10 WIB
Bruno Fernandes mengeksekusi penalti dalam laga Brighton vs Manchester United pada lanjutan pekan ketiga  Liga Inggris 2020-2021 yang digelar di Stadion American Express, Sabtu (26/9/2020). AFP/POOL/JOHN SIBLEYBruno Fernandes mengeksekusi penalti dalam laga Brighton vs Manchester United pada lanjutan pekan ketiga Liga Inggris 2020-2021 yang digelar di Stadion American Express, Sabtu (26/9/2020).

KOMPAS.com - Reputasi sebagai eksekutor penalti andal dimiliki gelandang serang Bruno Fernandes selama bergabung dengan Manchester United, dalam periode setahun terakhir.

Bruno Fernandes telah mencetak 15 gol dari titik putih sejak bergabung dengan Man United, sembilan di antaranya ia buat saat tampil dalam kompetisi teratas Liga Inggris, Premier League.

Kemampuan pemain asal Portugal itu dalam mengambil tendangan penalti, ternyata diasah secara rutin dalam sesi latihan bersama rekan setimnya.

Sesi latihan tersebut kerap melibatkan kiper ketiga Man United, Lee Grant, yang menyebut teknik sepakan penalti Bruno Fernandes berbeda dari pemain kebanyakan.

Baca juga: Sangkalan Bruno Fernandes di Man United: Lelah? Saya Tak Boleh Lelah...

"Biasanya saya mulai menebak arah bola saat penendang penalti mengambil langkah pertama atau kedua ketika mereka akan menendang," ujar Lee Grant seperti dilansir dari Daily Mail.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hal yang biasa saya lihat adalah sudut lari pemain, sikap, dan bahasa tubuh mereka saat menjadi penendang, sementara hal tersebut sangat sulit ditebak saat Anda berhadapan dengan Bruno," katanya.

Grant menyebut hampir mustahil untuk berupaya menahan tendangan penalti Fernandes, terutama jika seorang kiper memiliki kebiasaan menebak sikap penendang sepertinya.

Kiper 38 tahun itu juga bersaksi bahwa Fernandes tetap menunjukkan sikap dinginnya sebagai algojo penalti, sekalipun dalam sesi latihan.

Fernandes, menurut Grant, selalu terlihat puas saat mampu menaklukkan penjaga gawang lewat sepakan dari jarak 12 meter tersebut.

"Tekniknya mengambil tendangan penalti seperti tiada duanya, bisa jadi saya tidak akan pernah menggagalkan tendangannya jika menggunakan cara yang sama seperti saat menghadapi pemain lain," katanya.

Halaman:


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.