Asosiasi Pesepak Bola Indonesia Minta PSSI Segera Putuskan Nasib Liga 1

Kompas.com - 06/01/2021, 15:40 WIB
Pemain asing Arema FC Elias Alderete (kanan) saat Liga 1 2020 pekan ketiga melawan Persib Bandung yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Minggu (08/03/2020) sore. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain asing Arema FC Elias Alderete (kanan) saat Liga 1 2020 pekan ketiga melawan Persib Bandung yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Minggu (08/03/2020) sore.


KOMPAS.com - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia ( APPI) meminta PSSI segera memutuskan status kompetisi sepak bola Indonesia, termasuk Liga 1.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden APPI, Firman Utina.

"Kami telah mengirimkan surat kepada PSSI untuk mereka segera memutuskan status keberlanjutan kompetisi apakah tetap lanjut untuk musim 2020 atau dihentikan dan dimulai musim kompetisi yang baru," kata Firman Utina melalui rilis yang diterima KOMPAS.com.

Lebih lanjut, APPI menyampaikan hal ini guna mengantisipasi potensi perselisihan kontrak antara pemain dengan klub.

Baca juga: Tak Lagi Berharap Liga 1 2020 Berlanjut, Persib Fokus Tatap Musim Baru

Terlebih bagi para pemain yang durasi kontraknya telah usai.

Selain itu, jika kompetisi kembali dilanjutkan terdapat aturan yang tidak memperbolehkan pemain pindah ke klub lain dalam divisi yang sama.

Tentunya, hal ini jelas melanggar asas kebebasan berkontrak untuk melakukan perpindahan/transfer yang mana telah tertuang dalam Regulasi FIFA yang sering disebut dengan nama Bosman Ruling.

Adapun, kini beberapa klub juga telah melakukan pemutusan kontrak dan membubarkan tim karena ketidakpastian kompetisi. 

Baca juga: Liga 1 Tak Jelas, Persib Bebaskan Pemain soal Latihan asal...

"Beberapa poin yang kami sampaikan ialah mengenai laporan beberapa pemain yang telah diputus kontrak dan dibubarkan tim nya, kemudian juga konfirmasi tentang isu regulasi yang mengatakan pemain tidak dapat pindah ke klub lain dalam lanjutan liga nanti, yang jelas hal ini melanggar aturan dalam RTSP FIFA," ujar Ponaryo Astaman selaku General Manager APPI.

APPI kini berharap PSSI bisa segera memutuskan nasib kompetisi sepak bola Indonesia guna untuk meminimalisir konflik dikemudian hari jika terjadi pembiaran terus menerus mengenai ketidakpastian status kompetisi.

Adapun Liga 1 yang telah ditangguhkan sejak Maret 2020 sudah dua kali gagal bergulir lagi.

Semula, Liga 1 direncanakan kembali pada Oktober tahun lalu, tetapi wacana tersebut tak terealisasi dan PSSI memundurkan waktu hingga 1 November 2020.

Baca juga: Liga 1 Masih Ditangguhkan, Gelandang Persib Sibuk Urus Kura-kura dan Ikan Cupang

Pada akhirnya, Liga 1 2020 kembali mengalami penundaan dan dijadwalkan bakal dilanjutkan pada Februari mendatang.

Kabar terakhir, PT. Liga Indonesia Baru (LIB) masih terus berjuang untuk mendapatkan izin agar bisa melanjutkan kompetisi pada Februari 2021.



Sumber APPI
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X