Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prediksi Bung Ahay: Peluang Indonesia ke Final Terbuka, Waspada Gaya Eropa

Kompas.com - 27/04/2024, 18:33 WIB
Ahmad Zilky,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pengamat sepak bola Tanah Air, Hadi Gunawan, menyebut peluang timnas U23 Indonesia untuk mengalahkan Uzbekistan terbuka. Namun, dia menyoroti gaya bermain ala Eropa Uzbekistan.

Timnas U23 Indonesia akan menjalani duel menghadapi Uzbekistan dalam semifinal Piala Asia U23 2024.

Laga timnas U23 Indonesia vs Uzbekistan dalam jadwal Piala Asia U23 2024 berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa pada Senin (29/4/2024).

Uzbekistan mempunyai statistik gemilang di Piala Asia U23 2024 seusai selalu menang tanpa kebobolan dan mampu mengemas 12 gol.

Baca juga: Kebahagiaan Gelandang Persib Dedi Kusnandar Menyaksikan Timnas U23

Gol-gol Uzbekistan tersebar saat mereka mengalahkan Malaysia (2-0), Kuwait (5-0), Vietnam (3-0), dan Arab Saudi (2-0).

Walau demikian, Hadi Gunawan mengungkapkan bahwa peluang timnas U23 Indonesia untuk menumbangkan Uzbekistan tetap terbuka.

Pria yang akrab disapa Bung Ahay itu menyebut timnas U23 Indonesia bisa menang atas Uzbekistan jika bermain seperti saat mengalahkan Korea Selatan.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sports Kompascom (@sports.kompascom)

Permainan timnas U23 Indonesia saat membekuk Korea Selatan melalui babak adu penalti dengan skor 11-10 memang sangat baik.

Baca juga: Kurniawan Dwi Yulianto Menikmati Perkembangan Timnas Indonesia di Piala Asia U23

Timnas U23 Indonesia bahkan nyaris menang pada waktu normal setelah sempat unggul 2-1 berkat dua gol Rafael Struick.

Akan tetapi, setelah itu, timnas U23 Indonesia kecolongan dari Korea Selatan melalui aksi Jeong Sang-bin pada menit ke-84 sehingga laga berlanjut ke tambahan waktu dan dituntaskan melalui babak adu penalti.

“Jika main seperti lawan Korea Selatan, peluangnya ada (menang lawan Uzbekistan),” kata Hadi Gunawan kepada Kompas.com pada Sabtu (27/4/2024).

“Pasalnya, Korea Selatan itu indikator standar paling tinggi sepak bola Asia. Jadi, setelah Jepang, ada Korea,” lanjut dia.

Bung Ahay lantas menyoroti permainan khas Eropa yang dimiliki oleh Uzbekistan.

Baca juga: Pengamat Tanah Air Bedah Kans Timnas U23 Indonesia di Semifinal

Pria yang juga berprofesi sebagai komentator sepak bola itu pun mengakui Uzbekistan memiliki permainan yang solid.

“Uzbekistan itu tier satu juga, tetapi ada perbedaan, kalau Uzbekistan itu mainnya seperti Eropa, standarnya Korea juga Eropa,” kata dia.

“Hanya saja, Uzbekistan tak secepat Korea Selatan, dia main solid seperti tim-tim Eropa. Main dari bawah, itu yang menurut saya peluangnya cukup besar untuk menang,” lanjutnya.

“Sebab, Indonesia sudah membuktikan saat melawan Korea Selatan dan Australia, itu bukan sesuatu yang aneh kita melawan tier-tier atas di Asia.”

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bundesliga
Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Liga Indonesia
STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Liga Spanyol
Pelatih Persib Ungkap 'Masalah' Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Pelatih Persib Ungkap "Masalah" Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Liga Indonesia
Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam 'Menembus Garis Batas'

Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam "Menembus Garis Batas"

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Badminton
Instruksi Wajib Persebaya bagi Pemain Terikat Kontrak Saat Libur Liga 1

Instruksi Wajib Persebaya bagi Pemain Terikat Kontrak Saat Libur Liga 1

Liga Indonesia
PSSI Siapkan Liga 1 Putri, Akan Bergulir pada 2026

PSSI Siapkan Liga 1 Putri, Akan Bergulir pada 2026

Liga Indonesia
Pelatih Singapura Akui Kualitas Empat Pemain Timnas Putri Indonesia

Pelatih Singapura Akui Kualitas Empat Pemain Timnas Putri Indonesia

Timnas Indonesia
Kata Bellingham Usai Raih Gelar Pemain Terbaik La Liga 2023-2024

Kata Bellingham Usai Raih Gelar Pemain Terbaik La Liga 2023-2024

Liga Spanyol
Kata Jonatan Usai Gugur di Singapore Open 2024: Belum Bisa Terima...

Kata Jonatan Usai Gugur di Singapore Open 2024: Belum Bisa Terima...

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com